Xi Jinping Jadi Presiden 3 Periode, Bahlil: Investasi China ke Indonesia Semakin Bertambah

Selasa, 25 Oktober 2022 - 13:39 WIB
loading...
Xi Jinping Jadi Presiden 3 Periode, Bahlil: Investasi China ke Indonesia Semakin Bertambah
Investasi China di Indonesia diperkirakan akan semakin membesar usai Xi Jinping terpilih kembali. Foto/ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, terpilihnya kembali Presiden China Xi Jinping bisa membuat hubungan bilateral Indonesia-China semakin baik.

Baca juga: Bahlil Ungkap Masih Ada Investor Asing Ogah Berkolaborasi dengan Pengusaha Lokal

"Menurut saya Xi Jinping adalah sebuah hal yang positif, dan Xi Jinping begitu terpilih lagi hubungan akan semakin baik dengan Pemerintah Indonesia," kata Bahlil di kantornya, Senin (24/10/2022).

Bahlil menjelaskan di luar hubungan sebagai kepala negara, Presiden Jokowi dengan Xi Jinping mempunyai hubungan yang erat sehingga sedikit banyak akan berdampak ke sektor ekonomi.

"Kita berdoa mudah-mudahan bisa lagi menggarap investasi yang win-win. Saya percaya karena ada hubungan Presiden Jokowi dan Xi Jinping, terlepas mereka kepala negara," sambungnya.

Bahlil optimistis dengan terpilihnya kembali Presiden Xi Jinping bisa menambah investasi dari China yang akan masuk ke Indonesia. Sehingga kedua negara bisa saling tumbuh berkat investasi yang dilakukan.

"Insya Allah investasi China ke Indonesia semakin bertambah dalam konteks saling menguntungkan, dalam konteks yang saling menghargai, dalam konteks bisa tumbuh bersama khususnya menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah," kata Bahlil.

Terlepas dari terpilihnya Presiden Xi Jinping untuk yang ketiga kalinya, Bahlil justru lebih mengkhawatirkan apabila terjadi ketegangan antara China dan Taiwan. Di satu sisi disebutkan Bahlil ada kedekatan antara dua kepala negara, Indonesia-China, di sisi lain perusahaan asal Taiwan Foxconn juga menjadi investor besar di Indonesia.

Baca juga: Hakim Larang Siaran Langsung Sidang Terdakwa Bharada E

"Yang saya takutkan justru kalau terjadi ketegangan politik antara China dan Taiwan. Selama gak ada ketegangan China dan Taiwan, kita oke-oke saja," pungkasnya.

(uka)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2256 seconds (10.177#12.26)