Masa Suram Industri Tekstil, 45.000 Karyawan Dirumahkan
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 18:55 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Resesi Mengancam, Ini Saran Pentolan Buruh Agar Tak Ada PHK Massal
Dia menambahkan, perlambatan permintaan sudah dirasakan baik di pasar dalam negeri maupun pasar ekspor. Jika hal ini terus berlanjut, kata Jemmy, PHK tidak dapat dihindari. "Di saat kondisi seperti ini, kami hanya menaruh harapan dari market dalam negeri," tukas Jemmy.
Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin juga menyampaikan bahwa menjelang akhir 2022, kondisi ketenagakerjaan di Indonesia kurang menggembirakan karena adanya gelombang PHK karyawan, khususnya di sektor startup dan manufaktur, yang berdampak pada nasib ratusan ribu karyawan.
Dia menambahkan, perlambatan permintaan sudah dirasakan baik di pasar dalam negeri maupun pasar ekspor. Jika hal ini terus berlanjut, kata Jemmy, PHK tidak dapat dihindari. "Di saat kondisi seperti ini, kami hanya menaruh harapan dari market dalam negeri," tukas Jemmy.
Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin juga menyampaikan bahwa menjelang akhir 2022, kondisi ketenagakerjaan di Indonesia kurang menggembirakan karena adanya gelombang PHK karyawan, khususnya di sektor startup dan manufaktur, yang berdampak pada nasib ratusan ribu karyawan.
(ind)
Lihat Juga :