Inflasi Oktober 2022 Tembus 5,71%, Harga Bensin hingga Tarif Angkutan Biang Keroknya

Selasa, 01 November 2022 - 11:41 WIB
loading...
Inflasi Oktober 2022...
Inflasi di bulan Oktober 2022 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat tembus 5,71% year-on-year (yoy). Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Inflasi di bulan Oktober 2022 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat tembus 5,71% year-on-year (yoy). Seperti diperkirakan sebelumnya, efek kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) masih terasa.

"Terjadi kenaikan Indeks Harga konsumen (IHK) dari 106,66 pada bulan Oktober 2021 menjadi 112,75 pada bulan Oktober 2022. Kalau kita lihat September lalu inflasi kita di 5,95%, sekarang di Oktober 5,71%," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto dalam Rilis BPS di Jakarta, Selasa (1/11/2022).

Baca Juga: Kenaikan Harga BBM Kerek Inflasi di September 2022, Tertinggi Sejak 2014

Dia mencatat penyumbang inflasi terbesar tertinggi secara year-on-year adalah beberapa komoditas seperti bensin, tarif angkutan dalam kota, beras, solar, termasuk tarif angkutan antar kota, tarif kendaraan online, dan bahan bakar rumah tangga.

"Ini merupakan penyumbang inflasi tertinggi secara year-on-year," ungkap Setianto.

Sementara itu, sebaran inflasi di Oktober 2022 terlihat bahwa misalnya di Pulau Sumatera, inflasi tertinggi terjadi di kota Padang dengan inflasi sebesar 7,92%. Di pulau Jawa, inflasi tertinggi di kota Serang sebesar 7,54%, di Bali dan Nusa Tenggara yang tertinggi adalah di kota Kupang dengan inflasi sebesar 8,06%.

"Untuk wilayah Kalimantan, ini terjadi inflasi tertinggi di Tanjung Selor sebesar 9,11%, wilayah Sulawesi inflasi tertinggi di Kota Parepare sebesar 7,66%. Sementara itu di Maluku dan Papua, inflasi tertinggi di kota Jayapura sebesar 7,43% dan inflasi terendah di Kota Ternate sebesar 3,32%," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Rekomendasi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya di Jakarta
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Infografis
5 CEO Terkaya di Jagat...
5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8,2 Kuadriliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved