Demi Satu Harga, Penyaluran BBM ke Puncak Jaya Papua Sampai Harus 8 Kali Ganti Transportasi
Sabtu, 05 November 2022 - 15:56 WIB
loading...
Pertamina tercatat telah membangun 69 lembaga penyalur BBM Satu Harga hingga November 2022. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) telah membangun 69 lembaga penyalur BBM Satu Harga hingga November 2022. Perseroan memastikan jumlah penyalur BBM Satu Harga akan bertambah hingga mencapai 573 lembaga pada 2024.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution mengatakan dari 69 lembaga penyalur BBM Satu Harga yang dibangun, ada 47 lembaga yang sudah diresmikan.
Baca Juga: BBM Satu Harga dari Pertamina untuk Indonesia
Adapun 47 lembaga penyalur BBM Satu Harga tersebar di beberapa provinsi yakni, 2 di Nusa Tenggara Barat, 10 di Nusa Tenggara Timur, 1 di Sulawesi Barat, 2 di Sulawesi Utara, 8 di Sulawesi Tengah, 5 di Maluku, 6 di Maluku Utara, 10 di Papua, dan 3 di Papua Barat.
"Tantangan yang besar dalam proses distribusi energi ke lembaga penyalur BBM Satu Harga, apalagi yang berlokasi di daerah 3T. Sudah biasa, jika BBM ini harus didistribusikan menggunakan berbagai moda transportasi, baik itu darat, air, dan udara sebelum sampai di lembaga penyalur BBM Satu Harga," ungkap Alfian, dikutip Sabtu (5/11/2022).
Baca Juga: Tambah 69 Titik, BBM Satu Harga Pertamina Hadir di 123 Kabupaten di Indonesia
Dia mengaku pendistribusian BBM kerap terjadi pergantian moda transportasi hingga empat sampai lima kali, namun BBM yang dikirim tetap sampai di lembaga penyalur dan masyarakat. Bahkan di daerah tertentu seperti Puncak Jaya Papua bisa mencapai enam hingga delapan kali pergantian transportasi.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution mengatakan dari 69 lembaga penyalur BBM Satu Harga yang dibangun, ada 47 lembaga yang sudah diresmikan.
Baca Juga: BBM Satu Harga dari Pertamina untuk Indonesia
Adapun 47 lembaga penyalur BBM Satu Harga tersebar di beberapa provinsi yakni, 2 di Nusa Tenggara Barat, 10 di Nusa Tenggara Timur, 1 di Sulawesi Barat, 2 di Sulawesi Utara, 8 di Sulawesi Tengah, 5 di Maluku, 6 di Maluku Utara, 10 di Papua, dan 3 di Papua Barat.
"Tantangan yang besar dalam proses distribusi energi ke lembaga penyalur BBM Satu Harga, apalagi yang berlokasi di daerah 3T. Sudah biasa, jika BBM ini harus didistribusikan menggunakan berbagai moda transportasi, baik itu darat, air, dan udara sebelum sampai di lembaga penyalur BBM Satu Harga," ungkap Alfian, dikutip Sabtu (5/11/2022).
Baca Juga: Tambah 69 Titik, BBM Satu Harga Pertamina Hadir di 123 Kabupaten di Indonesia
Dia mengaku pendistribusian BBM kerap terjadi pergantian moda transportasi hingga empat sampai lima kali, namun BBM yang dikirim tetap sampai di lembaga penyalur dan masyarakat. Bahkan di daerah tertentu seperti Puncak Jaya Papua bisa mencapai enam hingga delapan kali pergantian transportasi.
Lihat Juga :