Jalani Fit and Proper Test, Seluruh Calon Deputi Berasal dari Internal BI

Rabu, 08 Juli 2020 - 07:02 WIB
loading...
A A A
Dalam paparan uji kepatutan dan kelayakan di DPR kemarin Aida menuturkan, pandemi Covid-19 di seluruh dunia membangunkan seluruh negara, termasuk Indonesia, untuk segera menyiapkan arah umum kebijakan ekonomi. Kebijakan umum dapat diarahkan kepada tiga aspek kebijakan, yakni pemulihan, percepatan, dan penyesuaian (3P). Aspek pemulihan ini juga berkaitan dengan upaya untuk menyiapkan exit strategy atas kebijakan yang pernah dilakukan selama masa Covid-19. Aspek kedua terkait percepatan, diarahkan pada upaya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju negara maju.

Terakhir, aspek penyesuaian, ditujukan sebagai strategi melakukan penyesuaian strategi kebijakan sehingga dapat mengoptimalkan potensi dan memitigasi risiko atas perubahan struktural. "Berbagai aspek kebijakan ekonomi 3P tersebut perlu ditempuh oleh semua pemangku kebijakan, melalui sinergi kebijakan yang kuat antara kebijakan fiskal, kebijakan bank sentral terkait kebijakan moneter-makroprudensial-sistem pembayaran, dan kebijakan struktural," paparnya.

Sejalan dengan aspek 3P, sinergi kebijakan tersebut diarahkan untuk mencapai dua pilar utama pendukung kesinambungan perekonomian, yakni pilar stabilitas perekonomian dan pilar pertumbuhan ekonomi. Terkait pilar stabilitas perekonomian, kondisi yang diharapkan ialah tidak hanya stabilitas internal dan eksternal, tetapi juga stabilitas sistem keuangan. Untuk pilar pertumbuhan ekonomi, arah kebijakan ditujukan tidak cukup hanya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi, tetapi juga menciptakan struktur pertumbuhan ekonomi yang kuat, seimbang, dan inklusif. (Baca juga: Turki Ingin Hagia Sophia Jadi Masjid, Begini Reaksi Rusia)

Apabila terpilih menjadi deputi gubernur BI untuk masa jabatan 2020-2025, Aida telah memaparkan agenda kerja ke depan. Ada tiga strategi utama pertama mengoptimalkan bauran kebijakan utama BI seperti moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran. "Kebijakan moneter yang bersifat antisipatif (forward looking) tetap akan dikedepankan di era peradaban baru," ungkapnya.

Kedua, kebijakan utama ditopang oleh kebijakan pendukung seperti pendalam pasar keuangan untuk mendukung kesinambungan sumber pembiayaan ekonomi dan meredam gejolak di pasar keuangan. Selain itu, pengembangan potensi keuangan syariah untuk mengoptimalkan teknologi digital demi menumbuhkembangkan inovasi dan mendukung perekonomian. Ketiga, pengembangan UMKM. “Langkah strategis integrasi ekonomi dan keuangan digital diarahkan pada pemanfaatan inovasi digital pada penguatan UMKM," katanya.

Calon deputi gubernur BI lain, Juda Agung, juga patut diperhitungkan. Juda, yang saat ini asisten gubernur, Kepala Departemen Kebijakan Makrorudensial, memiliki banyak pengalaman di bidang riset ekonomi dan kebijakan moneter. (Baca juga: Pendidikan Swasta Angkat Bendera Putih, IPM Dikhawatirkan Jeblok)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Thomas Djiwandono Resmi...
Thomas Djiwandono Resmi Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI
Tes Calon Deputi Gubernur...
Tes Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Tegaskan telah Mundur dari Pengurus Gerindra
Thomas Djiwandono Jalani...
Thomas Djiwandono Jalani Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI, Rupiah Tersenyum
Terbitkan SRBI Jadi...
Terbitkan SRBI Jadi Jurus Calon Deputi BI Dicky Kartikoyono Mendongkrak Rupiah
Calon Deputi Gubernur...
Calon Deputi Gubernur BI Solikin Juhro Buka Suara soal Independensi Bank Indonesia
Bos LPS Puji Thomas...
Bos LPS Puji Thomas Djiwandono Sosok Profesional untuk Deputi Gubernur BI
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Rekomendasi
Polri Beberkan 4 Modus...
Polri Beberkan 4 Modus Penyimpangan dalam Korupsi Pembiayaan Batu Bara, Kerugian Negara Capai Rp38,9 Miliar
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Berita Terkini
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Hindari Risiko Kerusakan...
Hindari Risiko Kerusakan Barang, Ini 7 Tips Packing dari J&T Cargo
Gelar RUPS Luar Biasa,...
Gelar RUPS Luar Biasa, Brigit Biofarmaka Teknologi Bahas Penyesuaian Klasifikasi Usaha
IHSG Lanjutkan Penguatan,...
IHSG Lanjutkan Penguatan, Sore Ini Ditutup Reli ke Level 6.231
Amway Indonesia Perkuat...
Amway Indonesia Perkuat Komitmen Mendukung Keluarga Hidup Lebih Sehat dan Sejahtera
Pegadaian Dorong Green...
Pegadaian Dorong Green Tourism di Yogyakarta lewat Program Becak Kayuh Listrik
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved