Kripto Integrator Sektor Keuangan dan Investasi Bakal Hadir

Kamis, 10 November 2022 - 23:30 WIB
loading...
Kripto Integrator Sektor Keuangan dan Investasi Bakal Hadir
Aset kripto semakin masuk ke dalam sektor ekonomi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Aset kripto terus memperluas jangkauannya di sektor ekonomi dan bisnis. Trustlane yang merupakan proyek kripto asal Indonesia berencana menerbitkan Token Kripto DBFI jenis ERC20 berbasis Blockchain Ethereum.

Baca juga: Marak Kejahatan Kripto, 36 Negara Mulai Perketat Penggunaan Cryptocurrency

Token DBFI ERC20 diterbitkan sebagai komitmen untuk mengembangkan ekosistem Trustlane, sebuah teknologi berbasis hybrid blockchain yang akan bertindak sebagai perantara antara sektor keuangan, bisnis, dan investasi dalam satu platform terintergrasi.

Platform DBFI adalah solusi buat aset digital kripto yang dikelola dengan standar perbankan dengan aset management berpusat. Trustlane mengintegrasikan teknologi hybrid blockchain bagi sektor bisnis, keuangan, dan investasi yang fungsinya mempercepat proses transaksi.

"Juga untuk konfirmasi identitas yang efektif dalam mengatur jembatan antara ekonomi fiat dan kripto serta CBDC (central bank digital coin)," kata Agus Salim, Direktur PT IDFC Internasional, dikutip Kamis (10/11/2022).

Platform DBFI ditujukan membangun ekosistem untuk meningkatkan efisiensi waktu, efisiensi biaya, dan fleksibilitas kripto yang dikembangkan oleh Trustlane LLC, anak perusahaan PT IDFC Internasional. Platform DBFI berbeda dengan sistem keuangan DeFi yang menjalankan transaksi tanpa adanya otoritas pusat, DBFI platform menggunakan sentralisasi untuk mengizinkan transaksi disentralisasi.

Platform DBFI mengatur data dan aset digital dalam ekosistem hybrid blockchain sebelum transaksi diteruskan ke blockchain publik. Platform DBFI menjadikan aset digital layak kepatuhan, terdata dan terperinci.

"Pengembangan ekosistem tahap awal menyasar sektor business to business (B2B) sehingga proses transaksi bisnis dapat dikonfirmasi dengan cepat, transparan, dan terproteksi," jelas Agus Salim.

Rencana Pengembangan Trustlane termasuk kontrak pintar yang dapat diprogram oleh pihak ketiga, kontrak pintar terbuka (OSM) dapat diprogram dan digunakan sebagai Identitas dalam transaksi keuangan, investasi, konfirmasi, secure messaging antar-korporasi dan lembaga keuangan. OSM juga dapat digunakan sebagai identitas koresponden lembaga keuangan non-perbankan.

Beberapa rencana dari pengambangan ekosistem Trustlane termasuk penerbitan Stablecoin yang dipatok satu banding satu dengan mata uang fiat seperti Euro dolar sebagai opsi pengembangan platform DBFI. Stablecoin dapat diposisikan sebagai intermediary transaksi di dalam ekosistem yang terintegrasi.

Baca juga: Jenderal AS: Lebih dari 100.000 Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Ukraina

"Stablecoin yang diterbitkan oleh Trustlane tidak terpengaruh terhadap volatilitas pasar kripto karena disandarkan kepada uang tunai yang tersimpan di bank kustodian yang diaudit secara berkala. Trustlane tidak menggunakan rumus algoritma atau aset komoditas sebagai jaminan penerbitan stablecoin," pungkas Agus Salim.

(uka)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3598 seconds (11.210#12.26)