Dukung Transisi Energi, Vale Indonesia (INCO) Hadir di Net Zero Hub Kadin B20 Bali
Jum'at, 11 November 2022 - 19:36 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, upaya Vale Indonesia untuk mendukung Net Zero Emission ini kembali diterangkan Adriansyah, saat ini Vale merupakan perusahaan pertambangan yang dengan emisi sangat rendah.
“Untuk seluruh produsen di dunia, kami berada di kuartal I. kuartal I itu adalah kuartal yang paling kecil. Kami diberkahi oleh adanya danau, 3 danau. Dari sana kami membangun Hydro Power Plant. Berdasarkan Hydro Power Plant, kami berhasil menekan emission sekitar 2 juta ton CO2 ekuivalen pertahun.” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya tidak akan berhenti disini, Vale juga memiliki target Net Zero di 2050 seperti Paris Agreement canangkan. “Untuk di 2030 target pertama, kami berencana memotong sepertiga emission yang kami punya, utamanya akan dilakukan melalui konversi Energi yang lebih bersih Energi Baru dan Terbarukan, kedua optimisasi dan efisiensi,” imbuh Adriansyah.
“Jadi bukan hanya puas dengan kondisi sekarang tapi kami akan tetap turunkan emisi sehingga net zero di 2050,” pungkas Adriansyah saat mengakhiri percakapan dengan IDXChannel.com.
Sejalan dengan yang dilakukan Vale, sejatinya sejak diluncurkan pada Desember 2021 setelah KTT Perubahan Iklim COP 26, KADIN Net Zero Hub telah menangkap antusiasme sektor swasta untuk mendukung program dekarbonisasi untuk industri dan industri komersial, serta upaya untuk memperluas peluang bagi perusahaan dan pengusaha nasional untuk mengeksplorasi peluang baru yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.
“Untuk seluruh produsen di dunia, kami berada di kuartal I. kuartal I itu adalah kuartal yang paling kecil. Kami diberkahi oleh adanya danau, 3 danau. Dari sana kami membangun Hydro Power Plant. Berdasarkan Hydro Power Plant, kami berhasil menekan emission sekitar 2 juta ton CO2 ekuivalen pertahun.” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya tidak akan berhenti disini, Vale juga memiliki target Net Zero di 2050 seperti Paris Agreement canangkan. “Untuk di 2030 target pertama, kami berencana memotong sepertiga emission yang kami punya, utamanya akan dilakukan melalui konversi Energi yang lebih bersih Energi Baru dan Terbarukan, kedua optimisasi dan efisiensi,” imbuh Adriansyah.
“Jadi bukan hanya puas dengan kondisi sekarang tapi kami akan tetap turunkan emisi sehingga net zero di 2050,” pungkas Adriansyah saat mengakhiri percakapan dengan IDXChannel.com.
Sejalan dengan yang dilakukan Vale, sejatinya sejak diluncurkan pada Desember 2021 setelah KTT Perubahan Iklim COP 26, KADIN Net Zero Hub telah menangkap antusiasme sektor swasta untuk mendukung program dekarbonisasi untuk industri dan industri komersial, serta upaya untuk memperluas peluang bagi perusahaan dan pengusaha nasional untuk mengeksplorasi peluang baru yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.
Lihat Juga :