Bangun Terminal LNG, Industri Nikel CNI Group Siap Gunakan Energi Hijau

Sabtu, 19 November 2022 - 20:56 WIB
loading...
Bangun Terminal LNG,...
Direktur Utama Ceria Nugraha Indotama (CNI) Group, Derian Sakmiwata (kanan) bertukar naskah perjanjian kerja sama dengan Direktur Utama PT Padma Energi Indonesia Group Titis Sampurna, Budi Indianto di Jakarta, Jumat (18/11/2022).
A A A
JAKARTA - PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) Group, perusahaan pertambangan nikel yang berbasis di Kolaka, Sulawesi Tenggara, berkomitmen untuk menghasilkan produk ramah lingkungan (green product) dalam industri nikel di Indonesia.

Untuk mewujudkan itu, PT Ceria Nugraha Indotama dan PT Padma Energi Indonesia Group Titis Sampurna melalui subsidiarinya telah menandatangani Perjanjian Usaha Patungan (Joint Venture Agreement) Pembangunan Terminal Liquefied Natural Gas (LNG) dan Infrastruktur Pendukung dalam rangka menjamin ketersediaan pasokan gas untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) yang akan dioperasikan PLN di Kolaka.

(Baca juga:Pemerintah dan Perbankan Dukung Investasi Smelter Nikel CNI Group)

Perjanjian ini ditandatangani kedua pihak di Jakarta, Jumat (18/11/2022). Nantinya, energi listrik dari PLTG ini akan dipasok ke smelter nikel Ceria Nugraha Indotama.

General Manager Bussines Development Ceria Nugraha Indotama, Aldo Namora menjelaskan, terminal LNG ini akan melayani pasokan gas PLN untuk pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Gas Terapung (Barge Mounted Power Plant/BMPP) dengan kapasitas 2x60 MW. “BMPP 2x60 MW dibangun oleh PT. PAL di Surabaya dan akan dioperasikan oleh Indonesia Power, anak usaha dari PLN,” kata Aldo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (19/11/2022).

Menurut Aldo, satu unit BMPP saat ini telah selesai dan mulai dioperasikan oleh PLN. Sementara unit kedua akan rampung pada April 2024 dan akan segera dimobilisasi ke Kolaka, lokasi smelter Ceria Nugraha Indotama.

(Baca juga:KLHK Tegaskan PT CNI Berstatus Proper Biru)

Terminal LNG Ceria Nugraha Indotama dan Titis Sampurna ini memiliki total kapasitas 24 mmscfd dan akan dibangun di atas lahan seluas 7,5 hektare (ha) di dalam Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) dan Terminal Khusus (Tersus) Ceria Nugraha Indotama.

“Pembangunan Terminal LNG ini merupakan bagian dari komitmen kami bersama PLN untuk memberikan kehandalan pasokan listrik ke smelter Ceria Nugraha Indotama,” jelasnya.

Sebelumnya, pada 2018, Ceria Nugraha Indotama dan PLN telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik dengan total kapasitas 350 MW untuk tenaga listrik smelter Ceria Nugraha Indotama, dan akan menambah kapasitas sebesar 350 MW sehingga total penggunaan listrik Ceria Nugraha Indotama mencapai 700 MW.

PLN menyuplai listrik ke Ceria Nugraha Indotama melalui gardu induk smelter Kolaka dengan listrik yang bersumber dari PLTA Poso dan beberapa sumber renewable energy lainnya.

“Dengan penggunaan listrik PLN yang bersumber dari green energy ini, tidak terdapat carbon foot print pembangkitan listrik dari batu bara dalam proses produksi smelter Ceria Nugraha Indotama. Sehingga produk olahan nikel yang dihasilkan akan memiliki carbon foot print/emisi karbon yang sangat rendah dibandingkan produk olahan nikel smelter lain yang beroperasi menggunakan listrik dari PLTU,” papar Aldo.

Hal ini sejalan dengan komitmen net zero emission yang dicanangkan Pemerintah Indonesia di 2050 dan semangat transisi menuju renewable dan green energy yang digaungkan B20 dan G20 Summit.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Perluas Kerja Sama,...
Perluas Kerja Sama, KB Bank dan PT Lucky Mom Indonesia Kolaborasi Pembiayaan
MSP Targetkan Penggunaan...
MSP Targetkan Penggunaan Energi Terbarukan 100% di Fasilitas Smelter
Teken PKB 2026-2028,...
Teken PKB 2026-2028, CCEP Indonesia dan Serikat Pekerja Perkuat Hubungan Industrial
Perluas Kerja Sama,...
Perluas Kerja Sama, GDPS Berangkatkan Tenaga Profesional Aviasi ke Arab Saudi
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Indonesia dan Rusia...
Indonesia dan Rusia Teken Agreed Minutes SKB ke-14 untuk Perkuat Kerja Sama Strategis
Bareskrim Batal Periksa...
Bareskrim Batal Periksa Ketua Kadin Sultra Hari Ini, Alasan Sakit
Rekomendasi
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
Rossa Umumkan Asuh Anak...
Rossa Umumkan Asuh Anak Perempuan, Warganet Ikut Terharu
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved