Lirik Perubahan Tren Belanja Saat Pandemi, Lazada Gelar Mid Year Super Sale

Rabu, 08 Juli 2020 - 15:08 WIB
loading...
Lirik Perubahan Tren...
Melihat perubahan tren belanja saat pandemi, Lazada sebagai perusahaan e-Commerce terdepan di Asia Tenggara menghadirkan kampanye Lazada Mid Year Super Sale. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Seiring penerapan tatanan normal baru, Lazada melihat adanya perubahan terhadap perilaku belanja masyarakat yang semakin menggemari belanja online mulai dari barang-barang kebutuhan rumah tangga, perabot dan peralatan rumah, produk perawatan pribadi, serta fitness dan wellness. Melihat tren belanja tersebut, Lazada sebagai perusahaan e-Commerce terdepan di Asia Tenggara menghadirkan kampanye Lazada Mid Year Super Sale.

(Baca Juga: Transaksi E-commerce Meningkat, Hand Sanitizer Paling Banyak Dicari )

Mengusung tema #PilihCeritamu untuk mendukung hobi dan aktivitas baru konsumen, Lazada Mid Year Super Sale digelar sejak tanggal 7-9 Juli 2020. Selama tiga hari masyarakat Indonesia bisa mendapatkan produk-produk original berkualitas dari berbagai brand favorit dengan harga harga banting mulai dari Rp 3.000.

“Lazada melihat konsumen yang awalnya hanya berbelanja untuk memenuhi kebutuhan harian, kini juga memiliki minat untuk belajar hal baru, sehingga mulai bermunculan hobi-hobi atau aktivitas yang akan menjadi tren di era “New Normal”. Melalui Lazada Mid Year Super Sale konsumen dapat mendapatkan berbagai produk berkualitas dengan harga ‘banting’, tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari, tapi juga untuk penunjang kebiasaan baru tersebut," ujar Chief Marketing Officer Lazada Indonesia, Monika Rudijono di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

(Baca Juga: Dukung HIPMI Perbanyak Pengusaha Muda, HT Gagas E-Commerce Produk Lokal )

5 Tren Hobi dan Kebiasaan Baru di Era ‘New Normal’

Berdasarkan tren pembelian konsumen di Lazada selama masa ‘self-quarantine’, Lazada merangkum 5 hobi atau aktivitas yang banyak dilakukan di rumah dan akan menjadi tren di era new normal.

Berkebun

Di awal masa PSBB, salah satu yang menjadi kendala adalah akses bahan makanan segar. Jadi banyak yang mulai menyiasati dengan membuat kebun lahan terbatas sendiri (urban farming) di rumah dan akhirnya menjadi salah satu hobi yang paling diminati oleh masyarakat. Tanaman bumbu, sayur mayur dan buah merupakan sebagian tanaman yang banyak dicari untuk pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus menghias rumah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Saatnya Ubah Wishlist...
Saatnya Ubah Wishlist ke Checkout lewat Watsons 5.5 Ultimate Sale
Purbaya Ungkap Alasan...
Purbaya Ungkap Alasan di Balik Pajak Pedagang Online: Bukan Hanya demi Pendapatan Negara
Lindungi Konsumen dan...
Lindungi Konsumen dan Literasi Digital, Blibli Luncurkan JEDA
Kisah Mitra Jakmall...
Kisah Mitra Jakmall Bangkit, Dari Gaji Pas-pasan ke Penghasilan Tambahan
Lumbung Digital Nasional
Lumbung Digital Nasional
Rekomendasi
Sarwendah Pamer Rumah...
Sarwendah Pamer Rumah Baru, Kuasa Hukum Ruben Onsu Buka Fakta Rumah Lama
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Berita Terkini
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
Infografis
Bertahan Saat Pandemi...
Bertahan Saat Pandemi dengan Meningkatkan Literasi Digital UMKM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved