Jiwasraya ingin Ganti Nama, Perusahaan Mana saja yang Sukses setelah Berganti Nama

Kamis, 09 Juli 2020 - 09:22 WIB
loading...
A A A
Beberapa perusahaan kelas dunia yang kini sudah tenar, ternyata sebelum berjaya seperti sekarang pernah punya nama lain. Pergantian nama ini pun membuat perusahaan jadi lebih kesohor. Seperti AOL (America Online), saat didirikan pada 1985 nama perusahaan ini adalah Quantam Computer Services. Nama perusaahaan baru berganti menjadi AOL pada tahun 1991.

Siapa yang tak kenal Google, yang kini menjadi mesin pencari paling keshoro di muka bumi. Saat didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin pada 1996, nama perusahaan dan layanan mesin pencarinya diberi nama BackRub. Baru dua tahun kemudian berubah nama menjadi Google, dan nama ini memang membawa hoki.

Nama perusahaan Blue Ribbon Sports mungkin tidak ada yang mengenal, namun jika dikatakan Nike, semua orang di planet ini langsung mengenalinya sebagai perusahaan yang memproduksi pakaian olahraga. Blue Ribbon Sports memang jadi nama perusahaan sebelum dikenal sebagai Nike sekarang ini.

Mengganti jati diri perusahaan, baik nama perusahaan. logo, merek dan sebagainya merupakan strategi perusahaan untuk menginformasikan bahwa kini mereka telah berubah, telah bertransformasi seperti yang digambarkan oleh jati diri perusahaan yang baru.

Jadi ganti nama perusahaan, bukan hanya sebatas pada perubahan akte saja. Namun memang harus diikuti oleh perubahan menyeluruh di perusahan tersebut. Jika pubik, konsumen , nasabah, mitra bisnis tidak melihat adanya perubahan, setelah jati diri perusahaan berganti, alamat perubahan identitas itu tidak akan membawa hoki atau menyelesaikan masalah.
(eko)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
10 Pengusaha Sukses...
10 Pengusaha Sukses yang Memulai Bisnis di Usia 50 Tahun ke Atas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved