Perkuat Kerja Sama Industri, Diklat 3 in 1 Kemenperin Tembus 200.000 Peserta

Rabu, 30 November 2022 - 22:32 WIB
loading...
Perkuat Kerja Sama Industri,...
Upaya meningkatkan produktivitas industri manufaktur harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi SDM. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Upaya meningkatkan produktivitas dan kinerja industri manufaktur harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya membangun SDM industri yang kompeten dan berdaya saing melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan vokasi industri serta penyiapan infrastruktur kompetensi sektor industri.

Penyelenggaraan pelatihan vokasi industri sudah dilakukan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin sejak tahun 2014 melalui program Pelatihan 3 in 1 (Pelatihan, Sertifikasi dan Penempatan). Hingga tahun 2021, sudah 225.000 orang dihasilkan melalui program tersebut pada berbagai sektor industri.

Kepala BPSDMI Arus Gunawan mengatakan, program yang awalnya ditujukan hanya untuk penyiapan calon tenaga kerja pada perusahaan industri tersebut telah dikembangkan pula untuk peningkatan kompetensi tenaga kerja baik up-skilling maupun re-skilling.

“Desain kurikulum dan modul pelatihan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan industri melalui penyusunan Program dan Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi,” ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, dikutip Rabu (30/11/2022).

Baca juga: Pengusaha Sebut Permenaker 18/2022 Bisa Bikin Industri Padat Karya Semaput

Menurut Arus, terdapat 7 Balai Diklat Industri Kemenperin yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Adapun yang menyelenggarakan Diklat 3 in 1 bukan hanya di ketujuh Balai Diklat tersebut melainkan juga di kota-kota lainnya sehingga manfaat pelatihan dapat dirasakan secara merata.

Tak hanya itu, BPSDMI juga aktif dalam penyiapan infrastruktur kompetensi yang dibutuhkan oleh sektor industri meliputi ketersediaan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) beserta Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), Asesor Kompetensi serta Tempat Uji Kompetensi (TUK) hingga fasilitasi sertifikasi kompetensi.

“Hal ini dilakukan agar roda industri Indonesia benar-benar digerakkan oleh tenaga kerja industri yang kompeten,” kata Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM Industri Tirta Wisnu Permana.

Baca juga: Melihat Lebih Dekat Kondisi Industri dalam Negeri, Kemenperin Luncurkan IKI

Hingga kini setidaknya terdapat 177 SKKNI, 16 KKNI dan 84 LSP sektor industri. BPSDMI juga memasilitasi penyiapan asesor kompetensi serta sertifikasi kompetensi kepada tenaga kerja industri setiap tahunnya.

Sekurangnya sudah 1.705 orang asesor kompetensi dihasilkan dan 33.000 orang mendapatkan fasilitasi sertifikasi sejak 2015 hingga tahun ini.

Lebih lanjut Wisnu menambahkan, program pelatihan Kemenperin tak lepas dari andil dan kerja sama industri. Oleh sebab itu, pihaknya terus menggandeng industri, diantaranya melalui kegiatan Temu Industri.

Dalam kegiatan ini, industri, asosiasi, hingga unit pendidikan dapat membagikan pengalamannya dalam mengimplementasikan infrastruktur kompetensi pada pelaksanaan pendidikan dan pelatihan vokasi industri.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Arsari Tambang Bakal...
Arsari Tambang Bakal Bangun Pusat Riset Timah dan Logam Tanah Jarang di Bangka
Ekspor Tembus USD1 Miliar,...
Ekspor Tembus USD1 Miliar, Industri Tuna RI Incar Pasar Kolagen Global
Wamenperin Jajaki Investasi...
Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
Ternyata Selain ITB,...
Ternyata Selain ITB, FKG Unpad Juga Kerja Sama dengan Pinjol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved