Terima Alokasi Anggaran Rp323,16 Miliar, LAN Siap Jalankan Program Prioritas
Kamis, 01 Desember 2022 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
"Tidak ada program kementerian yang tidak bersinggungan dengan kementerian lain. Oleh sebab itu harus kerja terintegrasi, tidak sektoral, dan berjalan sendiri-sendiri," tegas Presiden.
Jokowi meminta kepada kementerian/lembaga (K/L) maupun pemerintah daerah mempercepat realisasi belanja APBN maupun APBD khususnya belanja modal dan belanja sosial untuk menggerakan perekonomian. Sementara, Menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan bahwa DIPA dan TKDD Tahun 2023 diserahkan kepada 53 kementerian dan lembaga. Dari total 53 tersebut ada 14 kementerian dan lembaga di antaranya yang menerima secara simbolis.
Baca Juga: LAN Kolaborasi Siapkan Talenta Digital bagi ASN Milenial
Sri Mulyani meminta agar kementerian dan lembaga dapat merepresentasikan bidang prioritas nasional tahun 2023, dan kementerian lembaga yang menerima secara simbolis adalah yang memiliki nilai kinerja penganggaran yang tinggi. "Mereka adalah kementerian dan lembaga yang memperoleh opini BPK dengan status WTP dalam tiga tahun terakhir 2019 hingga 2021," ungkapnya.
Jokowi meminta kepada kementerian/lembaga (K/L) maupun pemerintah daerah mempercepat realisasi belanja APBN maupun APBD khususnya belanja modal dan belanja sosial untuk menggerakan perekonomian. Sementara, Menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan bahwa DIPA dan TKDD Tahun 2023 diserahkan kepada 53 kementerian dan lembaga. Dari total 53 tersebut ada 14 kementerian dan lembaga di antaranya yang menerima secara simbolis.
Baca Juga: LAN Kolaborasi Siapkan Talenta Digital bagi ASN Milenial
Sri Mulyani meminta agar kementerian dan lembaga dapat merepresentasikan bidang prioritas nasional tahun 2023, dan kementerian lembaga yang menerima secara simbolis adalah yang memiliki nilai kinerja penganggaran yang tinggi. "Mereka adalah kementerian dan lembaga yang memperoleh opini BPK dengan status WTP dalam tiga tahun terakhir 2019 hingga 2021," ungkapnya.
(nng)
Lihat Juga :