Gravel Rampungkan Sekitar 4.000 Proyek Pembangunan dan Renovasi Bangunan
Selasa, 06 Desember 2022 - 17:42 WIB
loading...
Gravel, perusahaan teknologi yang bergerak di bidang konstruksi telah dipercaya untuk menyelesaikan lebih dari 4.000 proyek pembangunan dan renovasi bangunan, fasilitas umum dan infrastruktur di 18 provinsi di Indonesia.
A
A
A
JAKARTA - Gravel, perusahaan teknologi yang bergerak di bidang konstruksi telah dipercaya untuk menyelesaikan lebih dari 4.000 proyek pembangunan dan renovasi bangunan, fasilitas umum dan infrastruktur di 18 provinsi di Indonesia. Proyek sebanyak itu melibatkan lebih dari 25.000 tukang atau yang akrab disebut Dulur.
Co-Founder dan CEO Gravel, Georgi Putra mengatakan Gravel sebagai aplikasi pencari tukang mengedepankan prinsip fairness (kewajaran dan keadilan) bagi konsumen (pengguna aplikasi) dan mitra usaha (pekerja konstruksi). Tujuannya agar kedua pemangku kepentingan ini memperoleh keadilan dalam transaksi jasa.
“Dalam menjalankan prinsip ini Gravel menerapkan sistem penetapan harga yang layak dan standar yang adil bagi kedua belah pihak,” ujar Georgi Putra dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/12/2022).
(Baca juga:Menuju Bangunan Sehat: Kenyamanan Termal Adaptif)
Menurutnya, penetapan harga tukang Gravel masih berada di kisaran harga pasar dengan memastikan nilai yang diterima konsumen terukur dan berbanding seimbang dengan kualitas jasa yang diberikan. “Untuk itu, Gravel menyediakan tukang yang memiliki kualitas keterampilan sesuai standar industri konstruksi dan sudah berpengalaman, di mana setiap tukang yang ingin menjadi mitra harus melewati tahap seleksi keterampilan yang ketat,” katanya.
Selain nilai yang seimbang dengan harga, konsumen juga mendapatkan transparansi harga dan informasi pekerja melalui aplikasi Gravel. Keahlian dan pengalaman tukang dapat dicek terlebih dahulu sebelum melakukan pemesanan.
Co-Founder dan CEO Gravel, Georgi Putra mengatakan Gravel sebagai aplikasi pencari tukang mengedepankan prinsip fairness (kewajaran dan keadilan) bagi konsumen (pengguna aplikasi) dan mitra usaha (pekerja konstruksi). Tujuannya agar kedua pemangku kepentingan ini memperoleh keadilan dalam transaksi jasa.
“Dalam menjalankan prinsip ini Gravel menerapkan sistem penetapan harga yang layak dan standar yang adil bagi kedua belah pihak,” ujar Georgi Putra dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/12/2022).
(Baca juga:Menuju Bangunan Sehat: Kenyamanan Termal Adaptif)
Menurutnya, penetapan harga tukang Gravel masih berada di kisaran harga pasar dengan memastikan nilai yang diterima konsumen terukur dan berbanding seimbang dengan kualitas jasa yang diberikan. “Untuk itu, Gravel menyediakan tukang yang memiliki kualitas keterampilan sesuai standar industri konstruksi dan sudah berpengalaman, di mana setiap tukang yang ingin menjadi mitra harus melewati tahap seleksi keterampilan yang ketat,” katanya.
Selain nilai yang seimbang dengan harga, konsumen juga mendapatkan transparansi harga dan informasi pekerja melalui aplikasi Gravel. Keahlian dan pengalaman tukang dapat dicek terlebih dahulu sebelum melakukan pemesanan.
Lihat Juga :