Dari Rencana 500, Sudah 261 TKA China yang Masuk Konawe

Jum'at, 10 Juli 2020 - 16:49 WIB
loading...
Dari Rencana 500, Sudah...
Sebanyak 261 TKA asal China dar 500 yang direncanakan untuk menggarap proyek smelter tercatat sudah masuk ke Konawe, Sulawesi Tenggara. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 261 tenaga kerja asing (TKA) asal China telah mendapatkan izin Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) untuk membangun pabrik smelter di Konawe, Sulawesi Tenggara.

Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker Aris Wahyudi menjelaskan, yang sudah masuk pada tahap pertama ada sekitar 156 orang dan yang terbaru ada tambahan 105 orang, sehingga totalnya adalah 261 orang.

"Yang sudah datang tahap 1, sejumlah 156 orang, tahap ke-2, sejumlah 105 orang," ujar Aris saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Jumat (10/7/2020).

(Baca Juga: TKA China Nyaris Disandera Pendemo di Bandara Haluoleo Sultra)

Dia melanjutkan para tenaga kerja asing itu akan berkerja kurang dari 6 bulan. Setelah itu, kata Aris, tidak ada perpanjangan kontrak dan mereka harus meninggalkan Indonesia.

"Mereka akan bekerja kurang dari 6 bulan dan setelah itu, mereka harus dipulangkan oleh pengguna untuk kembali ke negara asal, dan tidak boleh diperpanjang," jelasnya.

Dia menambhakan masuknya TKA tersebut akan membuat aktivitas pembangunan pabrik smelter di sana berjalan sehingga akan ikut menyerap pekerja lokal. "Itu biar ada segera ada aktivitas pekerjaan. Kan itu mau bikin tungku, smelter, bahasanya kan mau bikin pabrik gitu," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
Sederet Tantangan Generasi...
Sederet Tantangan Generasi Muda Masuk Dunia Kerja, Apa Saja?
Membanggakan, RI Negara...
Membanggakan, RI Negara Pertama Adaptasi Kaidah K3 ILO di Sektor Kehutanan
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
Sritex Berstatus Pailit,...
Sritex Berstatus Pailit, Wamenaker Pastikan Tak Ada PHK
Gurih! Tukin Pegawai...
Gurih! Tukin Pegawai Kemnaker Resmi Naik, Tertinggi Dapat Rp33,2 Juta
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Resmi Berlanjut, Peserta Capai 150 Ribu Orang
Mantan Pegawai Kemnaker...
Mantan Pegawai Kemnaker Akui Kumpulkan Uang dari Swasta untuk Operasional Kantor hingga Gaji Honorer
Rekomendasi
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Tak Selalu Aman, Sendok...
Tak Selalu Aman, Sendok Kayu Juga Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Jamur
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved