GINSI Dukung Sikap Kemenperin Soal Importasi Baja
Jum'at, 10 Juli 2020 - 17:32 WIB
loading...
A
A
A
"Data impor komoditi itu pada 2018-2019 masih sama, tidak ada banjir baja ilegal. Oleh karenanya apa yang disampaikan Dirjen ILMATE Kemenperin untuk tidak menyetop importasi baja secara radikal kami sangat apresiasi karena hal itu langkah yang bijak," ucap Erwin.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen ILMATE) Kemenperin Taufiek Bawazier dalam diskusi yang tayang di YouTube Hipmi, Kamis (9/7) menyampaikan bahwa impor baja tetap dilakukan secara selektif. Importasi itu lebih ditekankan terhadap produk baja yang belum tersedia di dalam negeri.
Di sisi lain, pemerintah akan mendorong transfer teknologi agar industri nasional bisa menciptakan produk baja yang saat ini masih bergantung impor, sehingga secara bertahap impor bisa diturunkan.
"Kita juga terbuka, bukan berarti yang memang kita tidak mampu buat tapi punya fungsi ekonomi ya silakan saja diimpor, tidak boleh kita langsung menutup impor secara radikal nggak boleh impor," ujarnya. Baja nasional juga akan diutamakan untuk pembangunan infrastruktur agar bisa terserap.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen ILMATE) Kemenperin Taufiek Bawazier dalam diskusi yang tayang di YouTube Hipmi, Kamis (9/7) menyampaikan bahwa impor baja tetap dilakukan secara selektif. Importasi itu lebih ditekankan terhadap produk baja yang belum tersedia di dalam negeri.
Di sisi lain, pemerintah akan mendorong transfer teknologi agar industri nasional bisa menciptakan produk baja yang saat ini masih bergantung impor, sehingga secara bertahap impor bisa diturunkan.
"Kita juga terbuka, bukan berarti yang memang kita tidak mampu buat tapi punya fungsi ekonomi ya silakan saja diimpor, tidak boleh kita langsung menutup impor secara radikal nggak boleh impor," ujarnya. Baja nasional juga akan diutamakan untuk pembangunan infrastruktur agar bisa terserap.
(fai)
Lihat Juga :