4 Negara Peserta Piala Dunia 2022 yang Punya Utang ke China, Nomor 2 Masuk Semifinal

Rabu, 14 Desember 2022 - 13:36 WIB
loading...
4 Negara Peserta Piala...
Terdapat empat negara peserta Piala Dunia 2022 yang ternyata memiliki cukup banyak utang ke China. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Terdapat empat negara peserta Piala Dunia 2022 yang ternyata memiliki cukup banyak utang ke China. China memang telah terkenal sebagai negara yang suka memberikan utang ke negara lain untuk sarana investasi mereka.

Sistem utang yang dibungkus kemudahan dalam pendanaan infrastruktur ini ladang bisnis menguntungkan bagi China.

Telah banyak negara yang menjadi korban investasi Negeri Tirai Bambu ini, contohnya saja Sri Lanka yang harus menyerahkan pelabuhannya karena investasi tersebut.

Baca juga : Negara-negara Ini Disebut-sebut Jadi Korban Jebakan Utang China

Investasi ini dikenal sebagai "diplomasi jebakan utang China" oleh dunia. Kebanyakan negara yang memiliki utang ke China ini berada di Benua Afrika, dan beberapa di antaranya bahkan tampil dalam ajang bergengsi Piala Dunia 2022.

Berikut 4 Negara Peserta Piala Dunia 2022 yang Punya Utang ke China :

1. Senegal

Dilansir dari channel youtube Radio Free Asia, pada Juli 2018 Senegal menjadi negara di Afrika Barat pertama yang melakukan perjanjian utang ke China.

Mereka dijanjikan pembangunan infrastruktur sama halnya seperti negara Afrika lain. Kini di Senegal telah dibangun jalan tol sepanjang 115 km dengan total biaya USD 700 juta. Hingga saat ini utang tersebut masih coba untuk dilunasi oleh negara ini.

2. Maroko

Negara yang memberikan kejutan setelah berhasil menuju ke babak semifinal Piala Dunia 2022 ini juga memiliki utang ke China.

Berdasar pemberitaan dari School of Economic Warfare (EGE), lokasi Maroko yang strategis ini digadang-gadang akan menjadi pusat bagi China untuk menjalankan bisnisnya.

Karena itu perdagangan bilateral telah tumbuh sebesar 50% dalam lima tahun terakhir, dari USD 4 miliar pada 2016 menjadi USD 6 miliar pada 2021 dan lebih dari 80 proyek investasi Tiongkok berlangsung di Maroko.

Baca juga : Terjebak Utang China, Sri Lanka Pinjam ke IMF dan Bank Dunia

3. Kamerun

Melansir dari The Diplomat, China adalah kreditur terbesar Kamerun, dari total utang luar negeri negara Arika ini 61 % berasal dari Beijing.

China telah mengeluarkan lebih dari USD 6,2 miliar pinjaman untuk Kamerun , yang sebagian besar terkait dengan infrastruktur dan energi.

Namun pada 2021, Kamerun mengalami kesulitan ekonomi sebab Covid 19 yang melanda selama setahun lebih, dan diklasifikasikan sebagai negara yang beresiko tinggi mengalami tekanan utang.

4. Ghana

Ghana tercatat masuk 10 besar negara di Afrika yang memiliki utang ke China terbanyak bersumber dari nairobinews, tepatnya di peringkat 9 dengan total utang USD 3,5 miliar. Sementara Kamerun berada di posisi ke 7 pada tahun 2021.

Selama beberapa dekade terakhir China telah memberikan pinjaman tersebut ke Ghana untuk berbagai proyek infrastruktur dari proyek pembangkit listrik tenaga air hingga sistem internet.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Rekomendasi
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
4 Tim Lolos ke Semifinal...
4 Tim Lolos ke Semifinal Liga Europa 2022-2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved