Heboh Warga China Tiba-tiba Panic Buying, Ada Apa?
Kamis, 15 Desember 2022 - 15:09 WIB
loading...
A
A
A
"Tidak perlu menimbunnya dalam jumlah besar," katanya dalam sebuah pernyataan. Guangzhou adalah kota yang mengalami jumlah kasus virus tertinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Minggu lalu, Global Times juga mengamati bahwa omzet alat deteksi Covid-19 telah meningkat lebih dari 300% sejalan dengan kebijakan baru China yang melonggarkan Covid. Dikatakan bahwa alat tes Covid-19 dengan cepat kehabisan stok di platform terkemuka seperti JD Health.
Tak hanya itu, minuman jenis lemon juga telah terjual habis di beberapa platform perbelanjaan.
China Daily mengamati tren serupa dengan buah persik kalengan. Tercatat bahwa karena produknya kaya akan vitamin C dan memiliki umur simpan yang lebih lama, mereka telah menjadi produk yang didambakan baik secara online maupun offline.
"Di beberapa platform belanja online, permintaan buah persik kuning kalengan meningkat sangat tajam sehingga sering diberi label stok habis," kata surat kabar tersebut. Sina News mengatakan bahwarumor telah menyebar secara onlinebahwa mereka dapat meredakan gejala Covid-19.
Namun, para dokter membantah hal ini, dengan beberapa yang muncul di CCTV penyiar terkemuka memperingatkan orang-oranguntuk tidak mengonsumsi vitamin C berlebihan. Beberapa bahkan memperingatkan bahwa makan buah persik secara berlebihan dapat memperparah batuk.
Pear Video juga mengamati ledakan manusia bergegas membeliair elektrolit yang dianggap membantu hidrasi setelah berkeringat atau demam. The Global Times juga mengabarkan bahwa desas-desus telah beredar secara online bahwa minum alkohol dalam jumlah tinggi dapat mencegah atau membunuh virus. Namun otoritas kesehatan setempat memperingatkan bahwa bahaya alkohol memperburuk kesehatan akibat terkena virus Covid-19.
Minggu lalu, Global Times juga mengamati bahwa omzet alat deteksi Covid-19 telah meningkat lebih dari 300% sejalan dengan kebijakan baru China yang melonggarkan Covid. Dikatakan bahwa alat tes Covid-19 dengan cepat kehabisan stok di platform terkemuka seperti JD Health.
Tak hanya itu, minuman jenis lemon juga telah terjual habis di beberapa platform perbelanjaan.
China Daily mengamati tren serupa dengan buah persik kalengan. Tercatat bahwa karena produknya kaya akan vitamin C dan memiliki umur simpan yang lebih lama, mereka telah menjadi produk yang didambakan baik secara online maupun offline.
"Di beberapa platform belanja online, permintaan buah persik kuning kalengan meningkat sangat tajam sehingga sering diberi label stok habis," kata surat kabar tersebut. Sina News mengatakan bahwarumor telah menyebar secara onlinebahwa mereka dapat meredakan gejala Covid-19.
Namun, para dokter membantah hal ini, dengan beberapa yang muncul di CCTV penyiar terkemuka memperingatkan orang-oranguntuk tidak mengonsumsi vitamin C berlebihan. Beberapa bahkan memperingatkan bahwa makan buah persik secara berlebihan dapat memperparah batuk.
Pear Video juga mengamati ledakan manusia bergegas membeliair elektrolit yang dianggap membantu hidrasi setelah berkeringat atau demam. The Global Times juga mengabarkan bahwa desas-desus telah beredar secara online bahwa minum alkohol dalam jumlah tinggi dapat mencegah atau membunuh virus. Namun otoritas kesehatan setempat memperingatkan bahwa bahaya alkohol memperburuk kesehatan akibat terkena virus Covid-19.
Lihat Juga :