Pembalasan Kremlin ke Barat Soal Batasan Harga Minyak Tidak Sepadan, Benarkah Rusia Rentan?

Rabu, 28 Desember 2022 - 14:56 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Ekspor Minyak Rusia lewat Baltik Bakal Tergerus 20% Usai Dihantam Gelombang Sanksi

Beberapa dari pengiriman tersebut berjalan dengan bantuan perusahaan-perusahaan Barat sesuai dengan ketentuan batas, menurut sumber terkait. Sementara yang lain dengan pembiayaan, pengiriman dan asuransi dari luar negara-negara Barat yang memberlakukan sanksi.

Jika Kremlin memutuskan untuk mengekang ekspor minyak ke pembeli non-Barat, itu dapat mengurangi pasokan global dan mendorong harga. Namun apabila sasarannya hanya negara-negara Barat yang menerapkan batas harga, dampaknya akan jauh lebih diredam karena mereka telah melarang sebagian besar impor Rusia.

"Dekrit itu tidak jelas dan memberi Putin opsi untuk menjaga ekspor tetap berjalan ke negara-negara tertentu yang mematuhi batas tersebut," kata Simone Tagliapietra, seorang peneliti senior di lembaga think tank Bruegel di Brussels.

"Secara keseluruhan, ini adalah tanda bahwa Rusia berada dalam situasi yang rentan, membutuhkan pendapatan minyak dan oleh karena itu tidak dapat mengambil tindakan pembalasan yang drastis," bebernya.

Sementara perintah Putin mengancam akan mengganggu pasar, investor tampaknya sejauh ini mengabaikannya. Kontrak berjangka untuk minyak mentah Brent, yang mengukur harga global terpantau naik tipis sekitar 0,5% lebih tinggi pada hari Selasa menjadi USD 84,33 per barel.

Di sisi lain para pejabat Rusia telah mengancam selama berminggu-minggu untuk memutus pasokan minyak mereka sebagai pembalasan atas pembatasan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Rekomendasi
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved