Rekor! 59 Perusahaan IPO di BEI Tahun Ini, Tertinggi se-ASEAN

Jum'at, 30 Desember 2022 - 17:50 WIB
loading...
Rekor! 59 Perusahaan...
BEI mencetak rekor penawaran umum perdana saham atau IPO tertinggi yaitu sebanyak 59 perusahaan di 2022. Foto/MPI/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Menutup perdagangan tahun 2022, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencetak rekor penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) tertinggi yaitu sebanyak 59 perusahaan tercatat sepanjang tahun ini. Jumlah dana yang diraih mencapai Rp33,06 triliun.

Menurut Direktur Utama BEI Iman Rachman, realisasi perusahaan tercatat itu merupakan level tertinggi sejak swastanisasi bursa pada 1992.

"Sekaligus merupakan pertumbuhan tertinggi di kawasan ASEAN dalam lima tahun terakhir," ujarnya dalam acara Penutupan Perdagangan BEI Akhir 2022 di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/12/2022).

Baca juga: Perdagangan BEI 2022 Resmi Ditutup, Wapres Sampaikan Optimisme Sambut Tahun 2023

Merujuk data BEI per 30 November, pertumbuhan perusahaan tercatat atau emiten mencapai 44,9% dalam lima tahun terakhir. Dengan capaian tersebut, RI memimpin lima negara besar di Asia Tenggara, disusul Vietnam (16,9%), Thailand (16,6%), Malaysia (7,2%), dan Filipina (6,7%). Sementara Singapura justru mengalami penurunan (12,8%).

Hingga akhir 2022, jumlah perusahaan tercatat di BEI mencapai 825 perusahaan. Jumlah tersebut masih lebih rendah dari negara tetangga Malaysia yang mencapai 969 perusahaan tercatat berdasarkan data per 30 November 2022.

Baca juga: Kapitalisasi Saham RI Tembus Rp9.500 Triliun, Sri Mulyani Ungkap Rasa Syukur

Dalam pipeline BEI, saat ini masih terdapat 48 calon emiten yang bersiap melakukan IPO. Beberapa di antaranya memiliki nilai emisi lebih dari Rp1 triliun.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
1.700 Penari Kipas Ciptakan...
1.700 Penari Kipas Ciptakan Rekor Tari Kolosal di Solo
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Rekomendasi
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Berita Terkini
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved