Benarkah Resesi Bakal Datang di Tahun Baru 2023? Begini Prediksinya

Sabtu, 31 Desember 2022 - 23:29 WIB
loading...
A A A
Fed Biang Kerok

Ironisnya The Fed memperlambat ekonomi, setelah berhasil menyelamatkan kemerosotan ekonomi. Bank sentral membantu merangsang pinjaman dengan suku bunga nol, dan meningkatkan likuiditas pasar dengan menambahkan triliunan dolar dalam aset ke neracanya.

Sekarang mereka melonggarkan neraca itu, dan telah dengan cepat menaikkan suku bunga dari nol pada bulan Maret 2022 menjadi ke kisaran 4,25% hingga 4,5% bulan ini.

Tetapi dalam dua resesi terakhir, pembuat kebijakan tidak perlu khawatir tentang inflasi tinggi yang menggigit daya beli konsumen atau perusahaan. Lalu merayap ke seluruh ekonomi melalui rantai pasokan dan kenaikan upah.

The Fed saat ini mempunyai pertempuran serius dengan inflasi. Diperkirakan kenaikan suku bunga masih akan terjadi hingga menyentuh kisaran 5,1% pada awal tahun 2023. Lalu para ekonomi memperkirakan, tren suku bunga tinggi bakal bertahan demi mengendalikan inflasi.

Suku bunga yang lebih tinggi sudah berdampak pada pasar perumahan, dengan penjualan rumah turun 35,4% dibandingkan tahun lalu pada November. Hal itu menjadi penurunan ke-10 bulan secara beruntun, lalu tingkat hipotek 30 tahun mendekati 7%. Dan inflasi konsumen masih berjalan pada tingkat tahunan 7,1% pada bulan November.

"Anda harus meniup debu dari buku ekonomi Anda. Ini akan menjadi resesi klasik," kata Tom Simons, ekonom pasar uang di Jefferies.

"Mekanisme transmisi yang akan kita lihat bekerja terlebih dahulu di awal tahun depan, lalu kita akan mulai melihat beberapa kompresi margin yang signifikan dalam laba perusahaan. Setelah itu mulai berlaku, mereka akan mengambil langkah-langkah untuk memotong pengeluaran mereka," ucapnya.

"Hal pertama yang akan kita lihat adalah pengurangan jumlah karyawan. Kita akan melihatnya pada pertengahan tahun depan, dan saat itulah kita akan melihat pertumbuhan ekonomi melambat secara signifikan dan inflasi juga turun," bebernya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Rekomendasi
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved