Suntikan Dana Rp3,2 Triliun untuk Kereta Cepat Belum Cair, Pengerjaan Proyek Bisa Tertunda

Minggu, 01 Januari 2023 - 18:20 WIB
loading...
Suntikan Dana Rp3,2...
Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) kembali mendapatkan suntikan dana sebesar Rp3,2 triliun. Foto/Dok Antara
A A A
JAKARTA - Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) kembali mendapatkan suntikan dana sebesar Rp3,2 triliun usai mendapatkan persetujuan DPR pada akhir November 2022 lalu. Namun, dana yang sedianya cair sebelum akhir tahun 2022 tersebut hingga kini belum terealisasi.

Pengamat transportasi Yayat Supriyatna mengatakan, jika dana tersebut belum cair maka potensi penundaan pengerjaan proyek pasti akan terjadi. Sehingga menurutnya, harus ada kepastian rencana teknis dengan pembiayaan operasional. Menurut dia, pembiayaan operasional juga akan melihat sejauh mana percepatan penyelesaian semua prasarana dan sarana.

"Jika nanti belum siap pasti operasional akan sepi penumpang karena tidak didukung kemudahan pencapaian ke lokasi stasiun atau perpindahan antar modanya," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Minggu (1/1/2023).

Dia menyontohkan kemudahan tersebut misalnya bagaimana nanti penumpang bisa mudah mencapai stasiun Halim ataupun ke Soekarno-Hatta.

"Padalarang, apakah sudah ada kerja sama dengan operator angkutan lain? apakah tempat parkirnya cukup? maka perlu ada jaminan dari KCJB. Apakah sudah siap secara teknis? Apakah bisa ada jaminan percepatannya?" tukasnya.

Baca juga: Sempat Alot, RI-China Sepakati Pembengkakan Biaya Kereta Cepat yang Ditaksir Capai Rp16,8 T

Sebagai informasi, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) akan mendapatkan suntikan dana penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp3,2 triliun untuk menutup pembengkakan biaya atau cost overrun proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
Rosan Ngaku Sudah Kantongi...
Rosan Ngaku Sudah Kantongi Solusi Utang Whoosh Rp124 Triliun, Seperti Apa?
Sambut Libur Panjang,...
Sambut Libur Panjang, Whoosh Beri Diskon Rombongan hingga 20 Persen
Arus Balik Long Weekend...
Arus Balik Long Weekend Padati Whoosh, Separuh Penumpang Bergerak ke Jakarta
8 Tips Beli Tiket Kereta...
8 Tips Beli Tiket Kereta Jakarta-Jogja Murah Untuk Liburan Hemat
Rekomendasi
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved