Mata Uang Kripto Dianggap Berisiko, Perbankan AS Diwanti-wanti
Kamis, 05 Januari 2023 - 13:18 WIB
loading...
A
A
A
Regulator juga mengungkapkan, bahwa menerbitkan atau memegang token kripto, yang disimpan di jaringan publik dan terdesentralisasi "sangat mungkin tidak konsisten dengan praktik perbankan yang aman dan sehat".
Bank juga didorong untuk mengambil langkah-langkah untuk menghindari masalah di pasar aset digital yang menyebar ke sistem keuangan yang lebih luas.
"Sangat penting bahwa risiko yang terkait dengan sektor aset kripto yang tidak dapat dimitigasi atau dikendalikan tidak bermigrasi ke sistem perbankan," tambahnya.
Pernyataan itu dilontarkan setelah berbulan-bulan keraguan membayangi pengawas industri keuangan AS untuk mengeluarkan pedoman bersama tentang cryptocurrency, meskipun bank meminta saran yang lebih jelas dari regulator.
Kejatuhan FTX
Industri cryptocurrency diguncang oleh runtuhnya FTX pada bulan November 2022, lalu. Sebagai informasi, FTX merupakan platform pertukaran cryptocurrency terbesar kedua di dunia dan titik masuk bagi jutaan orang ke pasar aset digital.
Bank juga didorong untuk mengambil langkah-langkah untuk menghindari masalah di pasar aset digital yang menyebar ke sistem keuangan yang lebih luas.
"Sangat penting bahwa risiko yang terkait dengan sektor aset kripto yang tidak dapat dimitigasi atau dikendalikan tidak bermigrasi ke sistem perbankan," tambahnya.
Pernyataan itu dilontarkan setelah berbulan-bulan keraguan membayangi pengawas industri keuangan AS untuk mengeluarkan pedoman bersama tentang cryptocurrency, meskipun bank meminta saran yang lebih jelas dari regulator.
Kejatuhan FTX
Industri cryptocurrency diguncang oleh runtuhnya FTX pada bulan November 2022, lalu. Sebagai informasi, FTX merupakan platform pertukaran cryptocurrency terbesar kedua di dunia dan titik masuk bagi jutaan orang ke pasar aset digital.
Lihat Juga :