Kejar PDB Rp 21.000 Triliun di 2023, Anak Buah Sri Mulyani Beberkan Strateginya
Jum'at, 13 Januari 2023 - 23:23 WIB
loading...
Wamenkeu Suahasil Nazara mengungkapkan, beberapa strategi yang akan dipakai untuk menghasilkan Produk Domestik Bruto (PDB) yang diharapkan tahun 2023 mencapai Rp 21 ribu triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengungkapkan, defisit APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) merupakan salah satu strategi untuk menghadapi tahun 2023 yang masih penuh tantangan dan ketidakpastian.
“APBN yang defisit adalah strategi kita. Jadi itu adalah pilihan dan kita memilih untuk melaksanakan APBN yang defisit supaya kita bisa betul-betul melakukan belanja negara yang produktif itu di depan,” kata Suahasil di Jakarta, Jumat (13/1/2023).
Baca Juga: Defisit APBN 2022 Capai 2,38 Persen dari PDB, Sri Mulyani Ungkap Pendapatan Negara Tumbuh Tinggi
Dia mengatakan, belanja negara yang ditargetkan mencapai Rp 3.000 triliun pada tahun 2023, dan akan dimaksimalkan untuk mendorong dunia usaha menghadapi era suku bunga tinggi. Harapannya, pengelolaan fiskal yang tepat akan dapat mendorong pencapaian target Produk Domestik Bruto (PDB) 2023 sebesar Rp21 ribu triliun.
“Kita akan terus mendorong supaya Rp 3.000 triliun belanja negara itu akan benar-benar bisa kita gunakan secara efisien untuk menghasilkan Produk Domestik Bruto yang kita harapkan tahun 2023 mencapai Rp 21 ribu triliun,” ujar Suahasil.
“APBN yang defisit adalah strategi kita. Jadi itu adalah pilihan dan kita memilih untuk melaksanakan APBN yang defisit supaya kita bisa betul-betul melakukan belanja negara yang produktif itu di depan,” kata Suahasil di Jakarta, Jumat (13/1/2023).
Baca Juga: Defisit APBN 2022 Capai 2,38 Persen dari PDB, Sri Mulyani Ungkap Pendapatan Negara Tumbuh Tinggi
Dia mengatakan, belanja negara yang ditargetkan mencapai Rp 3.000 triliun pada tahun 2023, dan akan dimaksimalkan untuk mendorong dunia usaha menghadapi era suku bunga tinggi. Harapannya, pengelolaan fiskal yang tepat akan dapat mendorong pencapaian target Produk Domestik Bruto (PDB) 2023 sebesar Rp21 ribu triliun.
“Kita akan terus mendorong supaya Rp 3.000 triliun belanja negara itu akan benar-benar bisa kita gunakan secara efisien untuk menghasilkan Produk Domestik Bruto yang kita harapkan tahun 2023 mencapai Rp 21 ribu triliun,” ujar Suahasil.
Lihat Juga :