Dow Jones Cetak Rekor Didorong Saham Apple

Selasa, 19 Mei 2015 - 08:39 WIB
Dow Jones Cetak Rekor...
Dow Jones Cetak Rekor Didorong Saham Apple
A A A
NEW YORK - Indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 berakhir di rekor baru pada perdagangan Senin waktu setempat, didukung reli saham Apple di tengah melambatnya data ekonomi, yang dapat mendorong Federal Reserve untuk tidak segera menaikkan suku bunga.

Indeks S&P 500 menguat 6,47 poin atau 0,3% menjadi berakhir pada 2.129,2; indeks Dow naik 26,32 poin atau 0,14% menjadi berakhir pada 18.298,88, mengalahkan rekor penutupan sebelumnya sebesar 18,288.63 pada 2 Maret lalu.

Perlambatan ekspansi ekonomi dalam beberapa bulan terakhir, sebagian terimbas menguatnya dolar AS (USD) dan lambannya pertumbuhan upah, sehingga menyebabkan banyak investor berekspektasi The Fed akan mulai menaikkan suku bunga untuk kali pertama sejak 2006.

"Ini menjadi lebih dari pemikiran kolektif bahwa Fed bisa menunggu karena belum ada pertumbuhan yang cukup (untuk menaikkan suku bunga)," kata Manajer Portofolio di Swarthmore Group Kurt Brunner seperti dilansir dari Reuters, Selasa (19/5/2015).

Saham Apple (AAPL.O) naik 1,10% menjadi USD130,19 setelah Carl Icahn, salah satu dari 10 pemegang saham pembuat iPhone mengatakan bahwa saham itu masih murah dan diperdagangkan pada USD240.

Kenaikan saham Apple menjadi sentimen terbesar pendorong kenaikan tiga indeks utama. Adapun indeks Nasdaq Composite bertambah 30,15 poin atau 0,6% menjadi berakhir pada 5.078,44.

Sentimen lain yang mendorong kenaikan adalah rencana merger dan akuisisi. Saham Altera (ALTR.O) naik 5,65% menjadi USD46,93 setelah New York Post melaporkan perusahaan itu kembali melakukan pembicaraan dengan Intel (INTC.O) terkait rencana merger dan akuisisi. Saham Intel (INTC.O) naik 1,24%.

Sekitar 5,3 miliar saham ditransaksikan di bursa AS, di bawah rata-rata bulan ini sebanyak 6,4 miliar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
13 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
28 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved