Wall Street Menguat Dipicu Saham Teknologi

Kamis, 28 Mei 2015 - 08:44 WIB
Wall Street Menguat...
Wall Street Menguat Dipicu Saham Teknologi
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat berakhir menguat, dengan indeks Nasdaq dekati rekor.

Penguatan Wall Street didukung rebound-nya saham sektor teknologi dan kesehatan serta keyakinan bahwa Yunani mampu menghindari gagal bayar (default) utangnya.

Laporan bahwa Athena dan kreditur semakin dekat dengan kesepakatan mendorong euro menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Para pejabat Uni Eropa membantah klaim Yunani bahwa bantuan sedang disusun.

Investor mengatakan saham AS telah jenuh beli di sesi sebelumnya, ketika kekhawatiran tentang Yunani dan valuta asing mendorong Wall Street terkoreksi tajam dalam tiga pekan terakhir.

"Orang merasa reaksi kemarin sangat berlebihan dan saya setuju," kata Wakil Kepala Investasi di OakBrook Investment Peter Jankovskis seperti dilansir dari Reuters, Kamis (28/5/2015).

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 121,45 poin atau 0,67% menjadi berakhir pada 18.162,99 poin; indeks S&P 500 naik 19,28 poin atau 0,92% ke 2.123,48; dan indeks Nasdaq Composite bertambah 73,84 poin atau 1,47% ke 5.106,59.

Sembilan dari 10 sektor di indeks S&P 500 berakhir lebih tinggi, dipimpin sektor teknologi (SPLRCT) naik 1,82% dan sektor kesehatan (SPXHC) naik 1,13%. Saham Broadcom (BRCM.O) melonjak 21,8% dan saham Avago Technologies (AVGO.O) melonjak 7,76% setelah pembicaraan mengenai akuisisi.

Sementara saham Gilead Sciences Inc (GILD.O) naik 2,45% dan memimpin kenaikan pada sektor kesehatan S&P.

Sekitar 5,8 miliar saham ditransaksikan di bursa AS, di bawah rata-rata harian bulanan sebanyak 6,2 miliar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Cara Mengajukan Pembetulan...
Cara Mengajukan Pembetulan Data PBB-P2 secara Online, Simak Syarat dan Tahapannya
14 menit yang lalu
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
33 menit yang lalu
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
2 jam yang lalu
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
12 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
12 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
12 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved