Dibayangi Krisis Yunani, Wall Street Ditutup Terkoreksi
Kamis, 25 Juni 2015 - 08:58 WIB
Dibayangi Krisis Yunani, Wall Street Ditutup Terkoreksi
A
A
A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada Rabu waktu setempat ditutup terkoreksi dibayangi krisis Yunani. Hasil negosiasi antara Yunani dan kreditor internasional hingga saat ini belum menemui titik temu.
Wall Street akhir-akhir ini dipengaruhi situasi di Yunani, yang membutuhkan dana segar untuk menghindari gagal bayar (default) utang sebesar USD1,8 miliar kepada IMF pada akhir bulan ini.
"Optimisme kami semakin dekat dengan kesepakatan telah memudar. Jika Yunani default, dampak ekonomi ke AS relatif kecil, tapi resiko utama akan signifikan dan dapat menyebabkan penurunan 5% atau bahkan 10% pada indeks S&P 500," kata Kepala Strategi Pasar Ekuitas di Federated Investor Phil Orlando seperti dilansir dari Reuters, Kamis (25/6/2015).
Sementara Departemen Perdagangan AS menyatakan, produk domestik bruto turun pada tingkat tahunan 0,2% di kuartal I tahun ini, di bawah prediksi sebesar 0,7%.
Investor mencermati data ekonomi untuk melihat apakah ekonomi AS telah pulih. Pasalnya, Federal Reserve mengatakan pihaknya tetap tergantung data untuk menaikkan suku bunga.
Dow Jones Industrial Average ditutup turun 178 poin atau 0,98% ke 17.966,07; indeks S&P 500 kehilangan 15,62 poin atau 0,74% ke 2.108,58; dan indeks Nasdaq Composite turun 37,68 poin atau 0,73% ke 5.122,41.
Sekitar 5,5 miliar saham diperdagangkan di semua platform AS, di bawah rata-rata bulanan sebanyak 6,1 miliar saham.
Wall Street akhir-akhir ini dipengaruhi situasi di Yunani, yang membutuhkan dana segar untuk menghindari gagal bayar (default) utang sebesar USD1,8 miliar kepada IMF pada akhir bulan ini.
"Optimisme kami semakin dekat dengan kesepakatan telah memudar. Jika Yunani default, dampak ekonomi ke AS relatif kecil, tapi resiko utama akan signifikan dan dapat menyebabkan penurunan 5% atau bahkan 10% pada indeks S&P 500," kata Kepala Strategi Pasar Ekuitas di Federated Investor Phil Orlando seperti dilansir dari Reuters, Kamis (25/6/2015).
Sementara Departemen Perdagangan AS menyatakan, produk domestik bruto turun pada tingkat tahunan 0,2% di kuartal I tahun ini, di bawah prediksi sebesar 0,7%.
Investor mencermati data ekonomi untuk melihat apakah ekonomi AS telah pulih. Pasalnya, Federal Reserve mengatakan pihaknya tetap tergantung data untuk menaikkan suku bunga.
Dow Jones Industrial Average ditutup turun 178 poin atau 0,98% ke 17.966,07; indeks S&P 500 kehilangan 15,62 poin atau 0,74% ke 2.108,58; dan indeks Nasdaq Composite turun 37,68 poin atau 0,73% ke 5.122,41.
Sekitar 5,5 miliar saham diperdagangkan di semua platform AS, di bawah rata-rata bulanan sebanyak 6,1 miliar saham.
(rna)
Lihat Juga :