Maskapai Nasional Didorong Terbang ke Eropa

Jum'at, 17 Juli 2015 - 22:41 WIB
Maskapai Nasional Didorong...
Maskapai Nasional Didorong Terbang ke Eropa
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mendorong sejumlah maskapai di dalam negeri bisa terbang ke Eropa. Saat ini, penerbangan yang diakui Uni Eropa hanya maskapai Garuda Indonesia, Airfast, Premi Air, serta Indonesia AirAsia.

Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Muzaffar Ismail mengatakan, maskapai yang diupayakan tersebut, di antaranya Citilink, Lion Air Group, serta AirAsia X.

“Kita akan ajukan maskapai-maskapai tersebut untuk bisa terbang ke Uni Eropa dalam pertemuan Air Safety Committee atau ASC Uni Eropa pada November 2015 ini,” ujarnya di Jakarta.

Menurut Muzaffar, masuknya maskapai asal Indonesia dalam daftar operator yang boleh menerbangi rute Eropa merupakan jaminan bagi suatu maskapai untuk melakukan penerbangan internasional.

“Contohnya, untk menerbangi rute ke Australia, otoritas penerbangan tersebut mewajibkan operator melampirkan izin terbang untuk memasuki wilayah Uni Eropa,” terangnya.

Muzaffar optimistis maskapai yang diajukan tersebut bisa diperbolehkan menerbangi Uni Eropa karena selama ini pihak otoritas penerbangan dari Eropa, seperti Belanda dan Prrancis telah menempatkan personelnya di Indonesia.

Dia meyakini beberapa maskapai yang akan diajukan bisa diperbolehkan menerbangi Uni Eropa karena selama ini pihak otoritas penerbangan dari Prancis dan Belanda juga menempatkan personel di Indonesia untuk melakukan pengawasan terhadap sektor keselamatan penerbangan.

Selain akan mengajukan sejumlah maskapai dalam negeri, Muzzaffar mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengupayakan penyelesaian terkait temuan International Civil Avuation Organization (ICAO) dalam Universal Safety Audit Programme (USOAP) dengan presentase mencapai 81,5%.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menhub Izinkan Pebisnis...
Menhub Izinkan Pebisnis Gunakan Maskapai Penerbangan
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Soal Maskapai Masih...
Soal Maskapai Masih bawa WNA, Ini Penjelasan Kemenhub
Soal Kerugian Maskapai...
Soal Kerugian Maskapai Imbas Covid-19, Menhub: Saya Enggak Tega Ngomongnya
Berita Terkini
AS Tembak Kanada dengan...
AS Tembak Kanada dengan Tarif 50%: Dari Mobil, Keju, hingga Stik Hoki Kena Sikat!
8 menit yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
9 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
9 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
10 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
10 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
10 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved