Awas! Barang KW China Serbu RI Akibat Devaluasi Yuan

Selasa, 18 Agustus 2015 - 13:57 WIB
Awas! Barang KW China...
Awas! Barang KW China Serbu RI Akibat Devaluasi Yuan
A A A
JAKARTA - Deputi Bidang Statistik Produksi Badan Pusat Statistik (BPS) Adi Lumaksono mengatakan, harus waspada terhadap melonjaknya impor barang tiruan (KW) dari China akibat kebijakan devaluasi mata uang yuan.

"Dampak bahayanya ada barang KW, tapi kita sebagai negara bisa tidak mengimpor barang tersebut," ujarnya di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Menurutnya, tindakan China mendepresiasi nilai tukarnya sebesar 2% agar bisa meningkatkan daya saing ekspor ke beberapa negara. Jangan sampai barang impornya menyerbu Tanah Air.

"Salah satunya Indonesia, porsi impor mereka ke kita sudah mendekati 24%, dampak depresiasi yuan belum terlihat. Bisa saja naik jadi 25%," jelas Adi.

Selain itu, kebijakan depresiasi yuan dilakukan disaat melambatnya pertumbuhan ekonomi yang terjadi di negara tersebut.

Konsekuensi dari kebijakan ini adalah meningkatnya ekspor ke negara tujuan karena harganya murah. Pihaknya menunggu instruksi Presiden Joko Widodo soal produk dalam negeri.

"Tinggal bagaimana menyikapi instruksi Presiden menggubakan produk dalam negeri. Harapan kami impor tidak akan membesar justru kalau bisa ekspor yang meningkat," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ini 6 Merek Terkenal...
Ini 6 Merek Terkenal yang Dicontek China
Hadirkan Pengalaman...
Hadirkan Pengalaman Baru, Acer Day Boyong Laptop Tahan Banting
Heboh! Produk Eiger...
Heboh! Produk Eiger Kok Made In China, Manajemen Buka Suara
Dulu Dicaci, Sekarang...
Dulu Dicaci, Sekarang Dicari! 6 Merek China yang Mendunia, Nomor 4 Anda Tak Akan Menduga
Dominasi AS dan Prancis...
Dominasi AS dan Prancis Melemah, Kini Giliran China Terus Mencengkeram Afrika
Barang China Masih Merajai...
Barang China Masih Merajai Produk-Produk Impor Indonesia
Berita Terkini
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
1 jam yang lalu
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
1 jam yang lalu
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
2 jam yang lalu
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
3 jam yang lalu
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
3 jam yang lalu
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
3 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved