Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi Dinilai Kurang Nendang

Kamis, 17 September 2015 - 06:01 WIB
Paket Kebijakan Ekonomi...
Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi Dinilai Kurang Nendang
A A A
JAKARTA - Founder Indef Fadhil Hasan menilai paket kebijakan ekonomi September I Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih kurang nendang dan bersifat normatif.

"Paket kurang nendang, bersifat normatif. Banyak kebijakan, aturan yang baru akan direvisi atau deregulasi," ujarnya di Jakarta, Rabu (16/9/2015). (Baca: Ini Tiga Paket Kebijakan Ekonomi September I Jokowi)

Fadhil meragukan pemerintah sebagai birokrasi bisa menyelesaikan persoalan ekonomi yang ada di Tanah Air secara cepat dengan kebijakan tersebut. "Sekarang kita percaya tidak sih sama birokrasi? Bisa selesaikan itu dalam waktu cepat," imbuhnya.

Menurut Fadhil, kepercayaan itu bisa berkurang jika tidak adanya unsur kepemimpinan yang kuat di pemerintahan. Koordinasi antar kementerian dibutuhkan.(Baca: Obat Generik Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi)

"Saya kira saya termasuk orang yang kurang percaya, kalau tidak ada tekanan leadership dan masalah koordinasi. Misalnya, berbagai kementerian baru di bawah kementerian perekonomian," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menko Airlangga Beberkan...
Menko Airlangga Beberkan Arah Kebijakan Perekonomian Nasional
Keras! Ekonom Ini Sebut...
Keras! Ekonom Ini Sebut Kebijakan Ekonomi Pemerintah Bak 'Mengisi Ember Bocor
6 Kebijakan Baru di...
6 Kebijakan Baru di Tahun 2026: Dari Pajak, Pertanahan, hingga Transportasi
Pesan Erick Thohir:...
Pesan Erick Thohir: Jangan Karena Ganti Pemimpin, Kebijakannya Ganti Lagi
Perbandingan Kebijakan...
Perbandingan Kebijakan al-Sisi dan Mursi ketika Memimpin Mesir
Pengamat dari UNM Dukung...
Pengamat dari UNM Dukung Strategi Ekonomi Jokowi
Berita Terkini
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
20 menit yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
1 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved