Rini: Hanya China yang Penuhi Syarat Proyek Kereta Cepat

Senin, 28 September 2015 - 15:55 WIB
Rini: Hanya China yang...
Rini: Hanya China yang Penuhi Syarat Proyek Kereta Cepat
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengungkapkan, sejauh ini hanya China yang memiliki kriteria yang dipersyaratkan pemerintah terkait proyek kereta cepat (high speed train/HST) rute Jakarta-Bandung.

Seperti diketahui, proyek prestisius Jokowi tersebut kini diserahkan kepada BUMN dengan menggunakan mekanisme business to business (B to B) dengan syarat, tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN)‎ dan tidak ada jaminan apapun dari pemerintah baik langsung maupun tidak langsung.

"Kalau lihat dari dua proposal yang kita terima, yang memasuki kriteria itu adalah China karena yang Jepang itu mengharuskan ada jaminan pemerintah dan pinjamannya melalui pemerintah, sehingga melalui APBN. Itu bedanya," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/9/2015).

Kendati demikian, dia mengaku tidak bisa memutuskan proyek tersebut jatuh ke Negeri Tirai Bambu karena sejak awal telah dinyatakan bahwa proyek ini tak lagi diteruskan oleh pemerintah.‎ Dalam hal ini, yang berhak menentukan rekanan dalam proyek kereta cepat hanyalah perusahaan plat merah.

‎"Oleh karena itu, BUMN silakan dapat meneruskan selama tidak ada jaminan dari pemerintah, tidak ada pendanaan dana dari pemerintah, tidak ada pendanaan APBN," imbuh dia.

Pemerintah, sambung mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan ini, hanya menyatakan bahwa pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung bagus untuk pembangunan di kawasan tersebut.

"Pembangunan ini baik untuk pembangunan kawasan Jakarta-Bandung dengan adanya kawasan kota baru," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia dan China...
Indonesia dan China Berdebat Panas Soal Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Ini Perkaranya
Uji Kecepatan Kereta...
Uji Kecepatan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ditingkatkan Jadi 180 Km/Jam, Ini Hasilnya
Tambal Biaya Kereta...
Tambal Biaya Kereta Cepat, RI Ajukan Tenor Utang ke China Development Bank 35-40 Tahun
Soal Pembengkakan Biaya...
Soal Pembengkakan Biaya Kereta Cepat, Tim Erick Thohir: Belum Ada Angka Pasti
Kejar Pembangunan Kereta...
Kejar Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Wamen BUMN Minta PMN Rp3,2 Triliun
Biaya Proyek Kereta...
Biaya Proyek Kereta Cepat Bengkak, Pemerintah Ajukan Utang ke China Rp8,3 Triliun
Berita Terkini
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
13 menit yang lalu
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
22 menit yang lalu
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
27 menit yang lalu
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
54 menit yang lalu
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
1 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved