Ekspor Jatuh, Defisit Perdagangan AS Meningkat

Rabu, 07 Oktober 2015 - 12:38 WIB
Ekspor Jatuh, Defisit...
Ekspor Jatuh, Defisit Perdagangan AS Meningkat
A A A
WASHINGTON - Defisit perdagangan Amerika Serikat (AS) meningkat tajam pada Agustus karena ekspor jatuh ke level terendah dalam hampir tiga tahun, sementara impor meningkat, terutama lonjakan pengiriman ponsel dari China.

Seperti dikutip dari News Journal, Rabu (7/10/2015), Departemen Perdagangan setempat melaporkan bahwa defisit meningkat 15,6% menjadi USD48,3 miliar dan terbesar sejak Maret. Ekspor barang dan jasa turun 2% menjadi USD185,1 miliar, terendah sejak Oktober 2012.

Sementara, impor naik 1,2% menjadi USD233,4 miliar. Ekspor melemah disebabkan nilai kenaikan dolar, yang membuat barang-barang AS lebih kompetitif di pasar luar negeri, dan pertumbuhan ekonomi lemah di China dan pasar ekspor utama lainnya.

Kanada, sebagai mitra dagang terbesar Amerika dalam resesi. China, sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia tumbuh lebih lambat. Sementara itu, banyak negara-negara berkembang sedang terpukul oleh turunnya harga komoditas.

Kepala ekonom di Pantheon Makroekonomi Ian Shepherdson mengatakan, kinerja perdagangan Agustus menunjukkan bahwa perdagangan akan menjadi "hambatan yang signifikan" pada pertumbuhan kuartal III tahun ini.

Amerika Serikat pada Senin telah mencapai kesepakatan dengan Jepang dan sembilan negara Pasifik lainnya yang akan menjadi pakta perdagangan regional terbesar dalam sejarah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Bantuan Ekonomi Amerika...
Bantuan Ekonomi Amerika untuk Greenland Berbuntut Panjang
Konspirasi Yahudi: Kisah...
Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Didesak Situasi Ekonomi...
Didesak Situasi Ekonomi Amerika, Rupiah Akan Bergerak Sempit
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
41 menit yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
11 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
11 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved