Petani Tembakau Minta DPR Tolak Kenaikan Cukai Rokok

Rabu, 07 Oktober 2015 - 16:30 WIB
Petani Tembakau Minta...
Petani Tembakau Minta DPR Tolak Kenaikan Cukai Rokok
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) Budidoyo meminta pihak Komisi XI DPR untuk menolak kenaikan cukai rokok yang ditetapkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Sebelumnya, Kemenkeu telah mengeluarkan PMK No 20/2015 bahwa kenaikan cukai tersebut mencapai Rp139,7 triliun dari Rp120,1 triliun. Ini dinilai memberatkan petani tembakau daerah.

‎"Misi kami di sini sama, kami akan tetap menolak bahwa rencana kenaikan yang terlalu tinggi ini akan berdampak luas," katanya di hadapan anggota komisi XI DPR RI, Jakarta, Rabu (7/10/2015).

Seharusnya, kata dia, adanya regulasi atau wacana kenaikan cukai jangan menimbulkan dampak buruk terhadap elemen-elemen yang ada. Misalnya, apakah nanti akan membuat PHK lebih banyak, banyak petani cengkeh dan tembakau yang susah karena serapan di usaha menjadi berkurang.

"Kami paham bahwa susah untuk pemerintah saat ini dapatkan dana. Cuma tolong dipahami kehidupan kami yang susah jangan dipersulit. Artinya, kami yang bergerak di industri ini relatif mandiri. Karena petani tembakau dan cengkeh enggak pernah dapat insentif. Jangan ruang kami dipersempit lagi, jadi kami sulit," kata dia.

Budidoyo merasa, langkah pemerintah, seolah mencekik rakyat kecil terutama petani cengkeh dan tembakau di daerah yang saat ini menangis namun ingin memberontak.

"Biasanya rakyat kecil tidak pernah takut mati, tapi jujur kami takut lapar. Karena kami tidak ada pilihan untuk hidup. Sangat dekat dengan emosi. Jadi daripada kami kelaparan, mendingan kita mati," tuturnya

Budi juga memberikan pesan kepada pemerintah terutama kepada Kemenkeu dan Ditjen Bea Cukai untuk tidak mempersulit langkah petani cengkeh dan tembakau soal rokok dengan menaikkan cukai yang nilainya tidak realistis.

"Karena saat ini, rakyat sudah susah. Jangan sampai kita hidup di Indonesia sudah susah, tambah susah. Dan menkeu, serta dirjen bea cukai, janganlah menafikan rakyat uang sudah menyumbang negara ini dengan luar biasa," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Kenaikan Cukai Rokok...
Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Matikan Industri Rokok Kecil
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi Tembakau, Penyederhanaan Struktur Tarif Cukai Perlu Jadi Pilihan
Simplifikasi Cukai Rokok...
Simplifikasi Cukai Rokok Dinilai Memuat Kepentingan Asing
Elemen Industri Rokok...
Elemen Industri Rokok Minta Pemerintah Tak Naikkan Cukai di 2023
Operasi Gempur Rokok...
Operasi Gempur Rokok Ilegal Bakal Sehatkan Industri Hasil Tembakau
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved