IMF Peringatkan Bank Sentral AS Tahan Suku Bunga

Minggu, 11 Oktober 2015 - 11:24 WIB
IMF Peringatkan Bank...
IMF Peringatkan Bank Sentral AS Tahan Suku Bunga
A A A
LIMA - Dana Moneter Internasional (IMF) memberikan peringatan kepada para gubernur bank sentral, termasuk Federal Reserve AS (Fed) bahwa ekonomi dunia dalam risiko bahaya lain, kecuali mereka terus mendukung pertumbuhan dengan suku bunga rendah.

Lembaga pemberi pinjaman dunia berbasis di Washington ini menyebutkan, dalam komunike akhir bahwa ketidakpastian dan volatilitas pasar keuangan telah meningkat, dan prospek pertumbuhan jangka menengah melemah.

"Di banyak negara maju, risiko utama tetap penurunan pertumbuhan yang rendah. Dan ini perlu didukung dengan kebijakan moneter lanjutan yang akomodatif, dan stabilitas keuangan membaik," ujar Managing Director IMF Christine Lagarde dalam pertemuan akhir para Gubernur Bank Sentral G-30 di Lima, Peru, seperti dilansir dari The Guardian, Minggu (11/10/2015).

Dia mengatakan ada risiko "spillovers" ke pasar keuangan stabil dari bank sentral AS dan Inggris bila meningkatkan biaya kredit. IMF juga mendesak Jepang dan Zona Euro untuk mempertahankan rencana mereka merangsang ekonomi yang sakit dengan peningkatan pelonggaran kuantitatif (quantitative easing).

Tapi, Lagarde mendesak para pembuat kebijakan di Jepang dan Zona Euro untuk meningkatkan ekonomi mereka dengan ekspansi pinjaman bank dan bisnis melalui pelonggaran kuantitatif tambahan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menguak 3 Alasan IMF...
Menguak 3 Alasan IMF Melukiskan Gambaran Suram Ekonomi Global di Sisa 2022
Indonesia Menuju Ekonomi...
Indonesia Menuju Ekonomi Terbesar Dunia
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
3 Negara BRICS Kuasai...
3 Negara BRICS Kuasai Lima Besar Ekonomi Terbesar di Dunia
IMF Sebut Proyeksi Ekonomi...
IMF Sebut Proyeksi Ekonomi di Tahun 2023 Bakal Makin Suram
Dunia dalam Bahaya,...
Dunia dalam Bahaya, Utang Global Tumbuh Lebih Cepat dari Ekonomi Dunia
Berita Terkini
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
33 menit yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
1 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
2 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
2 jam yang lalu
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved