BI Minta Perbankan Tidak Pungut Biaya Antarbank

Senin, 12 Oktober 2015 - 00:03 WIB
BI Minta Perbankan Tidak...
BI Minta Perbankan Tidak Pungut Biaya Antarbank
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) terus mendorong penggunaan uang nontunai (e-money) di segmen masyarakat menengah ke bawah. Untuk mendorong itu, BI meminta perbankan menghapus biaya transaksi antarbank demi penetrasi e-money yang lebih luas.

Direktur Program Elektronifikasi dan Inklusi Keuangan BI, Pungky Purnomo Wibowo mengatakan, pihaknya menginginkan perbankan tidak memungut biaya antarbank. Untuk itu, BI akan mendorong upaya interkoneksi uang elektronik atau interoperability. Sebab, biaya tambahan tersebut akan menghambat penetrasi penggunaan e-money di masyarakat kecil.

"Interoperability antarbank harus ditingkatkan. Penggunaan e-money di masyarakat kelas bawah pasti batasnya kecil. Sehingga harusnya bisa transfer pengiriman tanpa biaya atau transfer cash out di lembaga keagenan lebih banyak lagi. Kami pertimbangkan satu alat yang tidak ada biaya tambahan dan lainnya, tapi yang pasti e-money terkait transfer tidak boleh ada biaya," ujar Pungky dalam kegiatan edukasi di Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (10/10/2015).

Dia juga menekankan pentingnya edukasi yang harus terus dilakukan. Karena menurutnya percuma apabila bank punya agen untuk e-money namun tidak membentuk ekosistem pengguna. Seperti segmen pedagang yang masyarakatnya harus terus dibentuk.

"Karena itu, financial literacy harus ditingkatkan namun di sisi lain industri pasti akan berat. Karena mereka harus menyisihkan keuntungan dari transaksi untuk melakukan edukasi masyarakat. Namun BI juga berikan contoh sosialisasi dengan wayang kulit bersama industri perbankan juga," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
37 menit yang lalu
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
1 jam yang lalu
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
1 jam yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
10 jam yang lalu
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
10 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
11 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved