Ini Cara Lembong Wujudkan Permintaan Jokowi Soal Ekspor
Rabu, 21 Oktober 2015 - 14:37 WIB
Ini Cara Lembong Wujudkan Permintaan Jokowi Soal Ekspor
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong untuk menjamah pasar ekspor negara nontradisional. Hal ini lantaran potensi ekspor produk Indonesia masih sangat besar.
Menanggapi hal itu, pria yang akrab disapa Tom Lembong ini mengungkapkan, untuk mewujudkan permintaan Jokowi tersebut pihaknya akan memberikan perhatian dan meningkatkan pelayanan Indonesia kepada negara tujuan ekspor.
"Lebih banyak beri perhatian, tentunya dalam hal pelayanan dan promosi," katanya usai menghadiri pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) 2015 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (21/10/2015).
Selain itu, pihaknya juga akan lebih banyak berkunjung ke negara-negara tujuan untuk melihat kemungkinan produk yang berpotensi untuk diekspor, serta mengadakan dialog dengan para calon pembeli dan investor.
"Seperti yang saya uraikan tadi pagi di pembukaan, Kemenlu sangat berperan. Jadi sinergi dengan Kemenlu sangat penting, karena mereka ujung tombak hubungan kita dengan mancanegara," imbuh dia.
Pada pameran dagang kali ini, tambah Lembong, calon pembeli pun lebih banyak berasal dari negara nontradisional seperti Nigeria, Bangladesh, dan Saudi Arabia.
"Dan memang pertumbuhan ekspor kita ke negara tersebut cukup besar, walaupun nilainya tidak sebesar negara tujuan ekspor pertama," ujar Lembong.
Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong dan para duta besar Indonesia di belahan dunia untuk menjamah pasar ekspor nontradisional.
Selama ini, produk Indonesia yang berorientasi ekspor hanya menjamah negara-negara yang memang biasa menerima produk ekspor dari negara lain.
Jokowi mengatakan, eksportir Indonesia memiliki peluang besar memperluas pasar. Untuk itu, orientasi ekspornya harus digeser dengan melakukan penetrasi pasar ke negara tradisional dan nontradisional.
"Jangan kita hanya pasar lama, pasar tradisional terus yang kita harus tuju. Karena pasar di negara sekecil apapun itu potensinya ada," katanya dalam kesempatan yang sama.
Baca Juga:
Jokowi Minta Mendag Jamah Pasar Ekspor Nontradisional
Ekonomi Dunia Lesu, Target Ekspor-Impor 2015 Susut
Mendag Lembong Revisi Target Ekspor Rachmat Gobel
Menanggapi hal itu, pria yang akrab disapa Tom Lembong ini mengungkapkan, untuk mewujudkan permintaan Jokowi tersebut pihaknya akan memberikan perhatian dan meningkatkan pelayanan Indonesia kepada negara tujuan ekspor.
"Lebih banyak beri perhatian, tentunya dalam hal pelayanan dan promosi," katanya usai menghadiri pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) 2015 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (21/10/2015).
Selain itu, pihaknya juga akan lebih banyak berkunjung ke negara-negara tujuan untuk melihat kemungkinan produk yang berpotensi untuk diekspor, serta mengadakan dialog dengan para calon pembeli dan investor.
"Seperti yang saya uraikan tadi pagi di pembukaan, Kemenlu sangat berperan. Jadi sinergi dengan Kemenlu sangat penting, karena mereka ujung tombak hubungan kita dengan mancanegara," imbuh dia.
Pada pameran dagang kali ini, tambah Lembong, calon pembeli pun lebih banyak berasal dari negara nontradisional seperti Nigeria, Bangladesh, dan Saudi Arabia.
"Dan memang pertumbuhan ekspor kita ke negara tersebut cukup besar, walaupun nilainya tidak sebesar negara tujuan ekspor pertama," ujar Lembong.
Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong dan para duta besar Indonesia di belahan dunia untuk menjamah pasar ekspor nontradisional.
Selama ini, produk Indonesia yang berorientasi ekspor hanya menjamah negara-negara yang memang biasa menerima produk ekspor dari negara lain.
Jokowi mengatakan, eksportir Indonesia memiliki peluang besar memperluas pasar. Untuk itu, orientasi ekspornya harus digeser dengan melakukan penetrasi pasar ke negara tradisional dan nontradisional.
"Jangan kita hanya pasar lama, pasar tradisional terus yang kita harus tuju. Karena pasar di negara sekecil apapun itu potensinya ada," katanya dalam kesempatan yang sama.
Baca Juga:
Jokowi Minta Mendag Jamah Pasar Ekspor Nontradisional
Ekonomi Dunia Lesu, Target Ekspor-Impor 2015 Susut
Mendag Lembong Revisi Target Ekspor Rachmat Gobel
(izz)
Lihat Juga :