Rizal Pede Kebijakan Jilid V Bikin Ekonomi RI Tumbuh di Atas 6%
Kamis, 22 Oktober 2015 - 21:35 WIB
Rizal Pede Kebijakan Jilid V Bikin Ekonomi RI Tumbuh di Atas 6%
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli percaya diri (pede) paket kebijakan ekonomi jilid V yang dikeluarkan hari ini akan membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun depan tumbuh di atas 6%.
"Dua langkah besar yang diambil ini kalau kita jalankan secara maksimum dan siapa yang telat bakal rugi. Sesuai dengan fee strukture tadi, kami sangat yakin tahun depan ekonomi Indonesia akan tumbuh di atas 6%," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/10/2015).
Tak hanya itu, lanjut dia, paket kebijakan ini akan membuat penerimaan negara melalui pajak naik. Sebab, insentif yang diberikan pemerintah akan membuat perusahaan taat bayar pajak.
"Ketiga, bakal sibuk para akuntan, lawyer, pricer company, untuk valuasi ini nanti. Setelah valuasi kita minta BUMN untuk rise money. Setelah itu, kita akan butuhkan banyak investment banker yang harus keliling dunia untuk menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia siap bangkit, bahwa ekonomi Indonesia akan lebih baik," paparnya.
Menurut Rizal, rakyat tidak akan langsung percaya jika hanya pemerintah yang berkoar perekonomian Indonesia siap bangkit. "Kalau investment banker yang ke New York, London, Tokyo menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia akan bangkit, saya kira ini akan membangkitkan gairah baru," tandasnya.
Baca juga:
Ini Dua Paket Kebijakan Ekonomi Jilid V
Revaluasi Aset, Pemerintah Beri Diskon Pajak Bervariasi
"Dua langkah besar yang diambil ini kalau kita jalankan secara maksimum dan siapa yang telat bakal rugi. Sesuai dengan fee strukture tadi, kami sangat yakin tahun depan ekonomi Indonesia akan tumbuh di atas 6%," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/10/2015).
Tak hanya itu, lanjut dia, paket kebijakan ini akan membuat penerimaan negara melalui pajak naik. Sebab, insentif yang diberikan pemerintah akan membuat perusahaan taat bayar pajak.
"Ketiga, bakal sibuk para akuntan, lawyer, pricer company, untuk valuasi ini nanti. Setelah valuasi kita minta BUMN untuk rise money. Setelah itu, kita akan butuhkan banyak investment banker yang harus keliling dunia untuk menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia siap bangkit, bahwa ekonomi Indonesia akan lebih baik," paparnya.
Menurut Rizal, rakyat tidak akan langsung percaya jika hanya pemerintah yang berkoar perekonomian Indonesia siap bangkit. "Kalau investment banker yang ke New York, London, Tokyo menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia akan bangkit, saya kira ini akan membangkitkan gairah baru," tandasnya.
Baca juga:
Ini Dua Paket Kebijakan Ekonomi Jilid V
Revaluasi Aset, Pemerintah Beri Diskon Pajak Bervariasi
(dmd)
Lihat Juga :