BKPM Klaim Kadin AS Respons Positif Izin Investasi 3 Jam

Selasa, 27 Oktober 2015 - 21:32 WIB
BKPM Klaim Kadin AS...
BKPM Klaim Kadin AS Respons Positif Izin Investasi 3 Jam
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengklaim Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Amerika Serikat (AS) merespons positif terkait kebijana izin investasi tiga jam.

"Paket-paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan Presiden menunjukkan pemerintah berupaya memberikan kemudahan investasi dan dunia usaha," ujar dia dalam rilisnya, Selasa (27/10/2015).

Dia juga menawarkan kemudahan pemberian izin investasi sementara langsung bagi investor AS yang ingin mengajukan izin investasi pada acara investment summit.

Investment Summit ini untuk meningkatkan profil Indonesia dimata pebisnis AS serta menjelaskan terobosan-terobosan investasi terkini yang dikeluarkan pemerintah.

"Jadi, fokus untuk menarik minat pengusaha AS dibidang infrastruktur termasuk pembangkit listrik 35.000 MW, industri padat karya, substitusi ekspor, industri pengolahan bahan baku produk pertambangan dan pertanian bernilai tambah, industri kreatif ICT," tuturnya.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Himawan Hariyoga mengatakan, kegiatan marketing investasi ini upaya menarik investasi AS ke Indonesia dan menjadi media mempertemukan pebisnis kedua negara untuk penjajakan bisnis.

Himawan mengemukakan, di sela-sela kunjungan kerja di gedung US Chamber of Commerce telah dilakukan pengumuman dan penandatanganan kesepakatan bisnis (business deals) B to B antara perusahaan-perusahaan AS dengan Indonesia disaksikan Presiden Jokowi.

"Business deals menghasilkan komitmen investasi yang akan direalisasikan dalam jangka waktu 1-5 tahun sejak 2015 senilai USD2,4 miliar di bidang usaha industri minuman ringan dan distribusinya, industri pakan ternak dan pemanis dari jagung, industri remanufaktur suku cadang alat berat, pembangkit listrik, industri percetakan uang logam dan pengaman uang kertas," jelas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Pengajuan...
Pecah Rekor, Pengajuan Nomor Induk Berusaha Capai 126.878 Permohonan
Menyeramkan, Marak Investasi...
Menyeramkan, Marak Investasi Mangkrak karena Banyak Hantunya
Bahlil Buka-bukaan,...
Bahlil Buka-bukaan, Ada Hantu di Pembiayaan Izin Amdal
UMKM Expo Tanah Bumbu,...
UMKM Expo Tanah Bumbu, Bahlil Ingatkan Legalitas dan Perizinan UMKM Penting
Andalan Investasi Masih...
Andalan Investasi Masih Berkutat di Pulau Jawa, Ruwetnya Izin Jadi Persoalan
Pengumuman! Izin Umroh...
Pengumuman! Izin Umroh Mulai Agustus Dipindah ke BKPM
Berita Terkini
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
18 menit yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
1 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
1 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
4 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
5 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
7 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved