Andalan Investasi Masih Berkutat di Pulau Jawa, Ruwetnya Izin Jadi Persoalan

Rabu, 22 Juli 2020 - 15:01 WIB
loading...
Andalan Investasi Masih...
Ruwetnya perizinan masih jadi persoalan investasi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan, ke depan Pulau Jawa masih menjadi magnet investasi andalan dibandingkan di luar Pulau Jawa. Berdasarkan laporan BKPM, posisi investasi tertinggi berada di Provinisi DKI Jakarta mencapai sebesar Rp30,1 triliun, Provinsi Jawa Barat mencapai sebesar Rp28,0 triliun, Provinsi Jawa Timur mencapai sebesar Rp19,6 triliun dan Provinsi Banten mencapai Rp13 triliun.

"Sejumlah provinsi tersebut masih menjadi magent investasi, dan Pulau Jawa masih akan mendominasi," ujar dia, di Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Baca Juga: Baca Juga: BKPM Catat Realisasi Investasi Kuartal II/2020 Turun 4,3%

Dia menyebutkan posisi penanaman modal dalam negeri (PMDN) pada kuartal II/2020 tercatat mencapai Rp94,3 triliun dengan investasi terbesar di lima provinsi di antara DKI, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten dan Riau dengan investasi mencapai Rp10,3 triliun.

Dia menandaskan persoalan hambatan perizinan masih terkait dengan ruwenya perizinan. Selain itu, ego sektoral serta tumpang tindih regullasi antar kementerian dan lembaga masih menjadi persoalan. Sebab itu, penting bahwa untuk mengurai masalah tersebut terkait perizinan diselesaikan satu pintu di BKPM.

Baca Juga: Bahlil Minta Investor Jangan Dihalangi

Tidak hanya itu, dari sisi permodalan juga masih sulit diperoleh investor. Untuk itu, perlu terobosan agar investor dipermudah dalam mendapatkan pinjaman dari perbankan dengan syarat bisnisnya sudah berjalan dengan baik. "Apabila model bisnis investor sudah memadai, sebaiknya perbankan mengeksekusi permohonan pinjaman modal tersebut. Dan kita doakan Omnibus Law cepat disahkan," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Rekomendasi
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved