Menkeu Restui Pencairan PMN Perlu Persetujuan Komisi XI

Jum'at, 30 Oktober 2015 - 11:27 WIB
Menkeu Restui Pencairan...
Menkeu Restui Pencairan PMN Perlu Persetujuan Komisi XI
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro merestui pencairan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk badan usaha milik negara (BUMN) sebesar Rp39 triliun dibawa ke Komisi XI DPR untuk mendapatkan persetujuan.

Dalam rapat kerja antara badan anggaran dan pemerintah semalam hingga pagi dini hari tadi, dana PMN menjadi yang paling banyak disorot oleh fraksi-fraksi di DPR lantaran dinilai tidak realistis.

"Kalau kita perhatikan memang pendapat fraksi banyak yang menyoroti masalah PMN di BUMN kita. Jumlah Rp39 triliun itu menurut mereka terlalu besar dan tidak sesuai dengan kontribusi BUMN pada perekonomian," kata Bambang di Gdung DPR RI Jakarta, Jumat (30/10/2015).

Padahal dalam PMN tersebut, dananya ditujukan untuk membiayai infrastruktur, masalah pangan dan kekuatan industri dalam negeri. (Baca: PMN dan Target Pajak di RAPBN 2016 Banyak Dikritisi)

"PMN memang untuk infrastruktur, masalah pangan dan kekuatan industri dalam negeri. Tapi kami sepakat dengan pendapat sebagian besar fraksi dan kesepakatan pemerintah dengan Banggar, pencairan PMN harus dapat persetujuan komisi teknis terkait," imbuh dia.

Oleh karenanya, dia menambahkan, pencairan semua PMN harus melewati persetujuan Komisi XI DPR. Tentunya hal ini terkait dengan adanya renacana bisnis yang kurang sesuai atau masalah governance yang kurang diperhatikan, yang menjadi sorotan DPR.

"Kami menyepakati keinginan DPR semua PMN harus diteliti dan diperhatikan efektivitasnya dan kami setuju semua pencairan harus disetujui Komisi XI. Kalau ada BUMN diyakini tidak mampu, bisa saja ditolak. Ini posisi pemerintah yang pada intinya sangat memahami pandangan sebagian besar fraksi," tandas Bambang.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Anggaran Kemenkeu 2021...
Anggaran Kemenkeu 2021 Disetujui DPR Rp42,36 Triliun
Sri Mulyani Ungkap Anggaran...
Sri Mulyani Ungkap Anggaran Ini Sering Jadi Temuan BPK
DPR Setujui Anggaran...
DPR Setujui Anggaran untuk Sri Mulyani Sebesar Rp43,19 Triliun
Pajak Seret, Target...
Pajak Seret, Target Pendapatan Negara 2021 Turun Jadi Rp1.743 T
Gaji ke-13 dan THR PNS...
Gaji ke-13 dan THR PNS Berlanjut Tahun Depan, Sri Mulyani Beri Kepastian
Sri Mulyani Suntik 8...
Sri Mulyani Suntik 8 BUMN Rp37,4 T di 2021, Nanti Mas Erick Tugasi Siapa yang Dapat
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
Xi Mingze: Jejak Senyap...
Xi Mingze: Jejak Senyap Putri Tunggal Presiden China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved