Menkeu: PMN Bukan Ditolak Melainkan Ditunda

Senin, 02 November 2015 - 20:09 WIB
Menkeu: PMN Bukan Ditolak...
Menkeu: PMN Bukan Ditolak Melainkan Ditunda
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menampik anggapan bahwa dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sudah ditolak oleh anggota dewan dan tidak dimasukkan dalam APBN 2016. Dia menyatakan ini bukan pembatalan melainkan pembahasannya ditunda sementara hingga APBN-P 2016.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga santai menanggapi tentang PMN yang tak dimasukkan dalam alokasi anggaran negara tersebut. (Baca: Ditolak, Pemerintah Keukeuh Ajukan PMN Rp40,4 Triliun)

"Bukan ditolak ya soal PMN itu, tapi kita akan membahasnya lagi di APBN-P 2016," ujarnya kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (2/11/2015).

Sebelumnya, menjelang pengesahan APBN 2016‎ pekan lalu, beberapa fraksi dan anggota dewan sempat banyak yang menyatakan keberatannya terhadap penyertaan anggaran negara untuk BUMN ini. (Baca: Jokowi Santai PMN Tak Masuk APBN 2016)

Mereka lebih memilih sebaiknya dialokasikan untuk daerah yang terkena asap dari kebakaran hutan dan tambahan untuk dana desa.

Hingga akhirnya poin PMN ini tidak disertakan dalam APBN 2016, dan dijanjikan akan dibahas lagi untuk APBN-P 2016 yang biasanya dibahas pada Februari. "Insya Allah akan dibahas di APBN-P 2016," tutupnya.

Berikut daftar 25 BUMN yang batal mendapat PMN di APBN 2016:

PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Rp1 triliun
PT Sarana Multigriya Infrastruktur (SMI) Rp3,5 triliun
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) Rp1 triliun
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) Rp500 miliar
PT Geo Dipa Energi Rp1,16 triliun
PT Krakatau Steel Tbk Rp2,456 triliun
PT Hutama Karya Rp3 triliun
PT PLN Rp10 triliun
Perum Bulog Rp2 triliun
PT Perikanan Nusantara Rp29,4 miliar
PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Rp692,5 miliar
PT Angkasa Pura II Rp2 triliun
PT Pelni Rp 564,8 miliar (non tunai)
PT Bharata Indonesia Rp500 miliar
PT Wijaya Karya Tbk Rp4 triliun
PT PP Tbk Rp2,25 triliun
Perum Perumnas Rp485,4 miliar
PT Industri Kereta Api (Inka) Rp1 triliun
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia Rp1 triliun
PT Asuransi Kredit Indonesia Rp500 miliar
Perum Jamkrindo Rp500 miliar
PT Amarta Karya Rp32,1 miliar
PT Jasa Marga Tbk Rp1,25 triliun
PT Pelindo III Rp1 triliun
PT Pertani Rp500 miliar
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
7 BUMN Disuntik Negara...
7 BUMN Disuntik Negara Rp38 Triliun, Kemenkeu Minta Kawal Terus
5 BUMN yang Dapat Suntikan...
5 BUMN yang Dapat Suntikan Dana Segar Rp33,2 Triliun di Akhir Tahun
Mantap, 7 BUMN Ini Dapat...
Mantap, 7 BUMN Ini Dapat PMN Total Rp23,65 Triliun
Defisit APBN 2021 Lewati...
Defisit APBN 2021 Lewati 3 Persen, Erick Thohir Janji Tekan PMN BUMN
APBN Tambal Biaya Kereta...
APBN Tambal Biaya Kereta Cepat, Pengamat Sarankan Skema Ini Biar Survive
PLN Minta Dana PMN Rp10...
PLN Minta Dana PMN Rp10 Triliun Buat Apa? Ini Rinciannya
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
48 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved