Utang Luar Negeri RI Turun

Kamis, 19 November 2015 - 03:53 WIB
Utang Luar Negeri RI...
Utang Luar Negeri RI Turun
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) merilis posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III 2015 menurun. Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara.

Posisi utang luar negeri pada akhir triwulan III 2015 tercatat sebesar USD302,4 miliar, turun USD2,1 miliar dibandingkan posisi akhir triwulan II 2015, sebesar USD304,5 miliar.

"Penurunan tersebut disebabkan penurunan posisi ULN baik di sektor swasta maupun sektor publik. Posisi ULN sektor swasta turun USD1,7 miliar, terutama disebabkan turunnya ULN bank. Sementara itu, posisi ULN sektor publik turun USD0,4 miliar, terutama disebabkan turunnya ULN Pemerintah," kata Tirta di Jakarta, Rabu (18/11/2015)

Dengan penurunan tersebut, kata Tirta, pangsa ULN sektor swasta tercatat 55,6% (USD168,2 miliar), lebih besar dari pangsa ULN sektor publik sebesar 44,4% (USD134,2 miliar). Selain itu, pertumbuhan ULN Indonesia pada triwulan III 2015 juga melambat dibandingkan triwulan II 2015 dari 6,2% (yoy) menjadi 2,7% (yoy).

"Berdasarkan jangka waktu asal, posisi ULN Indonesia pada akhir triwulan III 2015 didominasi oleh ULN berjangka panjang yang mencapai 85,5% dari total ULN," katanya.

ULN berjangka panjang tersebut, lanjut dia, sebagian besar berasal dari ULN sektor publik (50,8% dari total ULN jangka panjang), sementara ULN berjangka pendek didominasi oleh ULN sektor swasta (93,7% dari total ULN jangka pendek). Pertumbuhan ULN berjangka panjang pada triwulan III 2015 (4,6% yoy) lebih rendah dibandingkan pertumbuhan triwulan II 2015 (8,3% yoy).

"Sementara itu, pertumbuhan ULN berjangka pendek mengalami kontraksi lebih dalam menjadi -7,2% (yoy) dari sebelumnya -4,4% (yoy)," katanya.

Menurut sektor ekonomi, ULN swasta pada akhir triwulan III 2015 terutama terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, serta listrik, gas dan air bersih. Pangsa ULN keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 76,2%.

"Dibandingkan triwulan sebelumnya, pertumbuhan tahunan ULN sektor listrik, gas & air bersih mengalami peningkatan, sementara pertumbuhan tahunan ULN sektor keuangan dan sektor industri pengolahan tercatat semakin melambat. Di sisi lain, pertumbuhan tahunan ULN sektor pertambangan masih mengalami kontraksi, meskipun tidak sedalam kontraksi yang terjadi pada triwulan sebelumnya," kata Tirta.

Bank Indonesia, lanjut dia, memandang perkembangan ULN pada triwulan III-2015 masih cukup sehat, namunperlu terus diwaspadai risikonya terhadap perekonomian.

"Ke depan, Bank Indonesia akan terus memantau perkembangan ULN, khususnya ULN sektor swasta. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan keyakinan bahwa ULN dapat berperan secara optimal dalam mendukung pembiayaan pembangunan tanpa menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas makro ekonomi," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang RI Menumpuk Akibat...
Utang RI Menumpuk Akibat Pandemi, Rekomendasi Ini Bisa Diambil Pemerintah
Bukan Prioritas, Pemerintah...
Bukan Prioritas, Pemerintah Diminta Stop Dulu Berutang untuk Biayai Infrastruktur
Utang Pemerintah Masih...
Utang Pemerintah Masih Akan Menumpuk hingga Akhir Tahun, Apa Penyebabnya
Terungkap! Utang Pemerintah...
Terungkap! Utang Pemerintah Separuh Lebih dari Pinjaman Asing
Catet Nih! Utang Indonesia...
Catet Nih! Utang Indonesia Turun ke Rp5.662 Triliun
Utang Luar Negeri RI...
Utang Luar Negeri RI Melambat di Bulan Juli Bukan Kabar Baik, Kok Bisa?
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved