OJK Permudah IPO dan Penerbitan Obligasi Tahun Depan

Kamis, 19 November 2015 - 10:37 WIB
OJK Permudah IPO dan...
OJK Permudah IPO dan Penerbitan Obligasi Tahun Depan
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun depan akan mempermudah proses penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) dan penerbitan surat utang seperti obligasi dan sukuk.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengungkapkan, berdasarkan survei yang dilakukan ke pengusaha dan calon investor, biaya penerbitan obligasi masih mahal.

"Sudah survei ke pengusaha dan calon investor bahwa ternyata menurut mereka biaya penerbitan obligasi korporasi lebih mahal daripada dapat dari pinjaman bank," ujarnya di Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Menurut Muliaman, dua kemudahan yang akan diberikan oleh OJK pada tahun depan penting, terutama guna mendorong pertumbuhan dan perkembangan industri surat utang.

"Ini penting, Insya Allah kami akan permudah proses IPO dan permurah biaya obligasi seperti underwriting dan lain-lain, kita perbaiki secara baik," katanya.

Surat utang, lanjut Muliaman, merupakan instrumen penting bagi perusahaan yang ingin memerlukan pembiayaan dalam jangka panjang.

"Kita dorong tumbuh kembang industri surat utang guna pembiayaan jangka panjang. Selain itu, juga mendorong lembaga asuransi dan dana pensiun beli surat utang negara dan obligasi fix income agar mendorong permintaan lebih besar," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved