Kemenkeu Amankan Defisit Anggaran 2,5% di 2015

Senin, 07 Desember 2015 - 16:00 WIB
Kemenkeu Amankan Defisit...
Kemenkeu Amankan Defisit Anggaran 2,5% di 2015
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan untuk outlook baru defisit anggaran 2015 adalah sebesar 2,59% dari yang sebelumnya 2,7%. Kebijakan financing juga sudah disiapkan untuk menekan pelebaran defisit.

"Kita sudah declair di 2,59% dan telah disiapkan financingnya. Meskipun ada arah pergerakan ke 2,7%, namun sudah kami amankan. Jadi tidak perlu tambahan karena baru-baru ini ada private placement dari salah satu BLU (Badan Layanan Umum) yang bisa menutup defisit tersebut," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko, Robert Pakpahan di Jakarta, Senin (7/12/2015)‎.

(Baca Juga: Kemenkeu Siapkan Kebijakan Hadapi Defisit Anggaran)

Sebelumnya, Kepala Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara juga sudah mengatakan pelebaran defisit memang sudah disiapkan financingnya seperti yang sudah disampaikan Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro.

"Seperti yang disampaikan Pak Menteri, kalau pelebaran defisit sudah disiapkan kebijakan financing bukan semata-mata ke pasar, tapi mengaktifkan multilateral dan bilateral agreement, jadi aman," kata Suahasil beberapa waktu lalu.

Defisit anggaran juga diatur dalam Undang-undang keuangan negara no.17 tahun 2003 bahwa batas maksimal defisit tersebut adalah 3 persen dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015. Jadi angka 2,7% dan saat ini berada di 2,59% dinilai cukup aman.

"Aman kok, wajar atau tidak, benchmarknya ‎peraturan. UU-nya dengan jelas bilang, defisit tidak boleh lebih dari 3%," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
APBN 2026 Disetujui...
APBN 2026 Disetujui DPR, Belanja Negara Tembus Rp3.842,72 Triliun
Sah! RAPBN 2023 Jadi...
Sah! RAPBN 2023 Jadi Undang-undang: Belanja Negara Tembus Rp3.000 Triliun
Belanja Pemerintah Pusat...
Belanja Pemerintah Pusat Bisa Melonjak hingga Rp1.306,7 Triliun di Semester II
Ini Kerangka Rancangan...
Ini Kerangka Rancangan APBN 2021
Realisasi APBN Semester...
Realisasi APBN Semester I/2020, Sri Mulyani: Memburuk Sepanjang Tahun
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Berita Terkini
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
15 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
21 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
30 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
56 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved