BI Waspadai Dampak Kenaikan Fed Rate ke Pasar Obligasi

Kamis, 10 Desember 2015 - 19:41 WIB
BI Waspadai Dampak Kenaikan...
BI Waspadai Dampak Kenaikan Fed Rate ke Pasar Obligasi
A A A
JAKARTA - Deputi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia Dwityapoetra Soeyasa Besar menyebutkan faktor yang perlu diwaspadai oleh ekonomi domestik adalah potensi perbaikan kondisi Amerika Serikat yang memberikan ruang bagi Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) menaikkan suku bunga (Fed Rate).

Menurutnya arah kebijakan The Fed masih harus diwaspadai karena rencana kebijakan penyesuaian suku bunga sekitar 25 hingga 50 basis poin (bps) di Desember akan berlanjut pada bulan selanjutnya. Dia menerangkan kenaikan ini akan berdampak kepada pasar obligasi domestik yang berpotensi pelarian modal asing.

"Kalau Desember ada kenaikan sebesar itu, maka selanjutnya akan naik 1,25% pada bulan berikutnya. Meski kenaikan 50 bps sudah diproyeksikan, tapi Fed Rate tetap perlu diwaspadai. Kenaikan di tahap kedua perlu dilihat kecepatan dan besarannya yang bisa pengaruhi pasar obligasi," jelasnya di Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Menurutnya sangat wajat apabila pasar domestik cemas karena sangat berat dari sisi fiskalnya, namun Dia yakin pemerintah sudah siap. "Kita harus yakin bila pembangunan infrastruktur harus tetap berjalan, meski investasi domestik lemah. Jadi semuanya tergantung kepada pemerintah," lanjutnya.

(Baca Juga: Ekonom: BI Harus Turunkan Suku Bunga Jika Fed Rate Naik)

Selain itu Dia juga menerangkan reformasi struktural masih harus dilakukan. Baginya ketika nilai tukar tidak bisa jadi daya saing untuk ekspor karena semua negara melemah, maka tinggal bagaimana Indonesia mendorong industri manufaktur. "Kalau itu bisa jadi salah satu suplai value chain, sehingga kita tidak perlu impor,"pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perusahaan Mulai Telat...
Perusahaan Mulai Telat Bayar Bunga MTN, Pengamat: BI BisaTiru The Fed
Bos BI Prediksi The...
Bos BI Prediksi The Fed Pangkas Suku Bunga di Semester II-2024
Simpanan di Bank Tinggi,...
Simpanan di Bank Tinggi, Potensial Buat Pasar Obligasi Nasional
Bank Indonesia Tahan...
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga 3,5%, Ekonom: Langkah Tepat
Suku Bunga AS Naik ke...
Suku Bunga AS Naik ke Level Tertinggi dalam 22 Tahun, Bos The Fed Bilang Begini
Bank Indonesia Diramal...
Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga di Level 3,5%
Berita Terkini
Kunker ke Jatim, Komut...
Kunker ke Jatim, Komut Pertamina Tekankan Pentingnya Keselamatan Kerja
12 menit yang lalu
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
29 menit yang lalu
Selat Hormuz Sempat...
Selat Hormuz Sempat Lumpuh, Raja-raja Minyak Arab Garap Proyek Pipa Raksasa
32 menit yang lalu
Dirut BPJS Kesehatan...
Dirut BPJS Kesehatan Ungkap JKN Dongkrak PDB Rp129 Triliun dan Serap 3,5 Juta Pekerja
56 menit yang lalu
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
1 jam yang lalu
MPIX Tunjuk Nurfaizi...
MPIX Tunjuk Nurfaizi Suwandi jadi Komisaris Independen, Pertegas Ekspansi ke Remitansi Pekerja Migran
2 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved