BKPM: Kabar PHK Ribuan Karyawan Meresahkan

Selasa, 09 Februari 2016 - 14:59 WIB
BKPM: Kabar PHK Ribuan...
BKPM: Kabar PHK Ribuan Karyawan Meresahkan
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan, kabar adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) ribuan karyawan di dua perusahaan elektronik, yakni Panasonic dan Toshiba cukup meresahkan. Faktanya, hanya ada ratusan orang yang kehilangan pekerjaan. (Baca: Dua Perusahaan Elektronik Jepang di RI PHK 2.500 Karyawan).

Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan, pihaknya mengadakan rapat hari ini dengan Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian ESDM dan Kementerian Perindustrian untuk koordinasi dampak keresahan tersebut. Sehingga informasi yang beredar tidak sesat.

(Baca: Kena PHK, BKPM Berniat Salurkan Karyawan Panasonic-Toshiba)

"Panasonic dan Toshiba disampaikan 2.000 orang lebih kena PHK. Faktanya hanya 425, jadi itu tentu timbulkan keresahan dan saya yakin kita rapat untuk itu, koordinasi sehingga memberikan informasi yang benar sampaikan ke publik," ujarnya di Jakarta, Selasa (9/2/2016).

Selain itu, lanjut Franky, beredarnya kabar dua pabrikan motor asal Jepang, Honda dan Yamaha juga melakukan pemangkasan karyawan tidak benar. Berdasarkan konfirmasi BKPM, mereka tidak melakukan PHK. (Baca: Dua Perusahaan Automotif Jepang Susul PHK Ribuan Karyawan).

"Informasi yang sebelumnya itu banyak yang harus dikoreksi, saya harap media bisa lakukan konfirmasi. Itu dampaknya kurang bagus, jadi misalnya beberapa terkait dengan informasi sebelumnya, misalnya Honda dan Yamaha kita sudah konfirmasi tidak ada PHK," pungkasnya.

Baca Juga:

Gelombang PHK Mengintai Industri Perbankan Nasional

Ribuan PHK di Balik Anjloknya Harga Minyak

Asosiasi Pengusaha Ungkap Penyebab Utama PHK
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
BKPM: Jawa Barat Paling...
BKPM: Jawa Barat Paling Diminati Investor Lima Tahun Terakhir
Berita Terkini
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
11 menit yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
32 menit yang lalu
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
1 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
1 jam yang lalu
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
2 jam yang lalu
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
3 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved