Investor Bangkit, Wall Street Ditutup Menguat

Rabu, 17 Februari 2016 - 07:50 WIB
Investor Bangkit, Wall...
Investor Bangkit, Wall Street Ditutup Menguat
A A A
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat, Wall Street kemarin berakhir menguat setelah investor mulai bangkit untuk meninggalkan penurunan di sektor industri dan teknologi.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (17/2/2016), 10 sektor dalam Indeks S&P ditutup lebih tinggi menyusul diperpanjangnya liburan akhir pekan. Hal ini membuat sektor keuangan, kesehatan dan bahan juga membukukan keuntungan lebih dari 1,5%.

Merosotnya harga minyak, kekhawatiran perlambatan ekonomi yang dipimpin China dalam pertumbuhan global dan ketidakpastian atas kebijakan moneter bank sentral telah membuat pasar bergolak tahun ini. Indeks S&P 500 masih turun 7,3% pada 2016.

"Saya pikir akan banyak saham yang oversold, dan karena itu investor harus jeli apa yang akan mereka beli," kata Bucky Hellwig, wakil presiden senior di BB & T Wealth Management di Birmingham, Alabama.

"Pertanyaannya adalah apakah kita bisa mempertahankan reli ini selama beberapa hari," imbuhnya.

Sementara, Indeks Dow Jones Industrial naik 222,57 poin atau 1,39% ke level 16.196,41, Indeka S&P 500 naik 30,8 poin atau 1,65% menjadi 1.895,58 dan Nasdaq Composite bertambah 98,44 poin atau 2,27% ke posisi 4.435,96. Saham Boeing (BA.N) menguat 3,7% menjadi USD112,60 dan menjadi dorongan terbesar untuk Dow Jones.

Saham ADT (ADT.N) melonjak 47,5% menjadi USD39,64 setelah perusahaan ekuitas swasta Apollo Global Management (APO.N) setuju untuk membeli penyedia jasa keamanan elektronik sebesar USD7 miliar. Saham Apollo naik 5,4% menjadi USD14,12.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
21 menit yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
41 menit yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
2 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
3 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved