Wall Street Melemah Akhiri Kenaikan Beruntun Tiga Hari
Jum'at, 19 Februari 2016 - 07:54 WIB
Wall Street Melemah Akhiri Kenaikan Beruntun Tiga Hari
A
A
A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup melemah mengakhiri kenaikan beruntun dalam tiga hari, dikarenakan saham Wal-Mart turun setelah laporan laba kuartalab lebih rendah.
Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (19/2/2016), Indeks Dow Jones industrial turun 40,4 poin atau 0,25% ke 16.413,43, Indeka S&P 500 melemah 8,99 poin atau 0,47% menjadi 1.917,83 dan Nasdaq Composite melemah 46,53 poin atau 1,03% ke posisi 4.487,54.
Delapan dari 10 sektor Ineks S&P berakhir negatif, dipimpin oleh penurunan saham energi hingga 0,9%, yang baru-baru ini telah membantu mendorong kenaikan Wall Street.
Saham Wal-Mart Stores Inc (WMT.N) turun 3% setelah perusahaan pengecer terbesar di dunia ini melaporkan laba kuartalan lebih rendah. saham menjadi persentase penurunan terbesar di indeks Dow Jones.
Setelah pasar ditutup, operator department store Nordstrom Inc (JWN.N) melaporkan laba kuartalan lebih rendah dari perkiraan dan sahamnya merosot 7%. Penurunan terbatas oleh IBM (IBM.N), yang naik 5% setelah Morgan Stanley upgrade saham untuk "overweight."
Penurunan Wall Street juga dikarenakan turunnya harga minyak dunia di mama kinerja pasar saham berkaitan erat dengan dengan komoditas. Setelah reli dalam beberapa hari terakhir, harga minyak kemarin berakhir turun dan harha minyak brent lebih rendah setelah data menunjukkan persediaan minyak mentah AS bertambah.
Penurunan kemarin menandakan terhentinya momentum kenaikan Indeks S&P dalam tiga hari terakhir dengan kenaikan 5,3%.
"Kami telah memiliki bouncing cukup signifikan dan hari ini hanya sedikit profit taking ," kata Michael James, direktur perdagangan ekuitas Wedbush Securities di Los Angeles," ujarnya.
Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (19/2/2016), Indeks Dow Jones industrial turun 40,4 poin atau 0,25% ke 16.413,43, Indeka S&P 500 melemah 8,99 poin atau 0,47% menjadi 1.917,83 dan Nasdaq Composite melemah 46,53 poin atau 1,03% ke posisi 4.487,54.
Delapan dari 10 sektor Ineks S&P berakhir negatif, dipimpin oleh penurunan saham energi hingga 0,9%, yang baru-baru ini telah membantu mendorong kenaikan Wall Street.
Saham Wal-Mart Stores Inc (WMT.N) turun 3% setelah perusahaan pengecer terbesar di dunia ini melaporkan laba kuartalan lebih rendah. saham menjadi persentase penurunan terbesar di indeks Dow Jones.
Setelah pasar ditutup, operator department store Nordstrom Inc (JWN.N) melaporkan laba kuartalan lebih rendah dari perkiraan dan sahamnya merosot 7%. Penurunan terbatas oleh IBM (IBM.N), yang naik 5% setelah Morgan Stanley upgrade saham untuk "overweight."
Penurunan Wall Street juga dikarenakan turunnya harga minyak dunia di mama kinerja pasar saham berkaitan erat dengan dengan komoditas. Setelah reli dalam beberapa hari terakhir, harga minyak kemarin berakhir turun dan harha minyak brent lebih rendah setelah data menunjukkan persediaan minyak mentah AS bertambah.
Penurunan kemarin menandakan terhentinya momentum kenaikan Indeks S&P dalam tiga hari terakhir dengan kenaikan 5,3%.
"Kami telah memiliki bouncing cukup signifikan dan hari ini hanya sedikit profit taking ," kata Michael James, direktur perdagangan ekuitas Wedbush Securities di Los Angeles," ujarnya.
(izz)
Lihat Juga :