Pembatasan Margin Bank Diklaim Picu Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 22 Februari 2016 - 15:04 WIB
Pembatasan Margin Bank...
Pembatasan Margin Bank Diklaim Picu Pertumbuhan Ekonomi
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai anjloknya saham perbankan terimbas setelah adanya pernyataan rencana pembatasan Net Interest Margin (NIM) atau margin bunga bersih akhir pekan kemarin, hanya bersifat sementara. Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman Hadad justru mengklaim kebijkan sektor keuangan itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih bagus.

"‎Mungkin karena orang masih menunggu, menurut saya justru akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih bagus dan pada gilirannya akan memberikan peluang untuk tumbuh dan berkembang semua sektor termasuk sektor perbankan," jelasnya di Jakarta, Senin (22/2/2016).

(Baca Juga: OJK Dorong Aturan Margin Bank Rampung Bulan Depan)

Dia menambahkan dengan adanya pembatasan margin bank diharapkan tingkat suku bunga menjadi semakin rendah. Apalagi lanjut dia, Bank Indonesia (BI) telah memberikan kelonggaran dengan menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 7%.

Menurutnya kini saatnya OJK mendorong insentif kepada perbankan untuk tetap mampu mencapai efisiensi dan target Net Interest Margin agar memiliki daya saing di tingkat regional. "Jadi kita harapkan tingkat suku bunga bisa turun, ekonomi meningkat, menciptakan lapangan kerja, bagus bagi semua sektor jadi saya harap kita lihat nanti seperti itu dampaknya," lanjutnya.

Lanjut dia, ditekankan bahwa peraturan OJK (POJK) sendiri akan keluar bulan depan, dan dipastikan termasuk mengatur insentif untuk perbankan. "Pokoknya kita dorong stimulus dilakukan secara bertahap, mudah-mudahan dengan dorongan ini diharapkan bank bisa lebih kompetitif‎," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Merger dan Akuisisi...
Merger dan Akuisisi Bank Digital Demi Memperkuat Permodalan
OJK Optimistis Skema...
OJK Optimistis Skema Bantalan Likuiditas Efektif Jaga Perbankan
Tumbuh Positif, Aset...
Tumbuh Positif, Aset Perbankan Sulsel Tembus Rp166,51 Triliun
OJK Pastikan Likuiditas...
OJK Pastikan Likuiditas Perbankan Masih Aman
OJK Kumpulkan 15 Bank...
OJK Kumpulkan 15 Bank Minta Revisi RBB Lebih Optimistis
Pastikan Perbankan Stabil...
Pastikan Perbankan Stabil dan Terjaga, OJK: Masyarakat Tak Perlu Khawatir
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
39 menit yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
47 menit yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
1 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
2 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved