Bantah Sandera UU Tax Amnesty, DPR Lanjutkan Pembahasan

Kamis, 25 Februari 2016 - 12:55 WIB
Bantah Sandera UU Tax...
Bantah Sandera UU Tax Amnesty, DPR Lanjutkan Pembahasan
A A A
JAKARTA - Pembahasan mengenai Undang-undang (UU) pengampunan pajak atau Tax Amnesty ditegaskan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) masih berlangsung. Bahkan Ketua DPR RI, Ade Komaruddin membantah tudingan terkait adanya dugaan sengaja menyandera kebijakan Tax Amnesty.

(Baca Juga: Pemerintah Diminta DPR Jelaskan Soal Pengampunan Pajak)

Saat dimintai konfirmasinya mengenai kelanjutan pembahasan Tax Amnesty, dia menjawab bahwa hal tersebut masih dalam proses. "Jadi Tax Amnesty akan berjalan, kita cooling down, nanti sehabis reses kita kebut (tax amnesty)," jelasnya di Jakarta, Kamis (25/2/2016).

Lanjut dia, pembahasan seputar pengampunan pajak dijelaskan bahwa akan ada proses pembahasan terlebih dahulu di Badan Legislasi (Baleg) DPR. "Proses di baleg dan proses DPR akan dilakukan terus. Nanti pada persidangan yang akan datang Insya Allah selesai," sambungnya.

Meski begitu, dia juga menekankan bahwa akan ada pendahuluan pembahasan soal Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P). "Ya saya kira, kita berkepentingan, Tax Amnesty kita bahas setelah reses. Kita mulai pembicaraan itu, bagaimana menyehatkan APBNP jadi tidak ada itu soal sandera-sandera tax amnesty," tandasnya.

Sementara itu sebelumnya gelombang penolakan terhadap UU Tax Amnesty datang dari beberapa fraksi di DPR. Mayoritas meragukan kebijakan tax amnesty ini akan mampu menutup kekurangan penerimaan negara atau shortfall serta meningkatkan pemasukan dari pajak ketika harga komditas anjlok.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
12 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved