Kospin Jasa, Koperasi Pertama Salurkan Kredit Usaha Rakyat

Minggu, 20 Maret 2016 - 10:50 WIB
Kospin Jasa, Koperasi...
Kospin Jasa, Koperasi Pertama Salurkan Kredit Usaha Rakyat
A A A
PEKALONGAN - Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa, menjadi satu-satunya koperasi yang bisa menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) setelah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal itu diungkapkan oleh Deputi Bidang Pembiayaan Kemen‎terian Koperasi‎ dan UMK, Braman Setyo, usai rapat anggota tahunan (RAT) ke 42 Kospin Ja‎sa Tahun Buku 2015, di Gedung Djunaid, Kota Pekalongan.

Dia menambahkan Kospin Jasa akan menjadi lembaga non bank pertama yang bisa menyalurkan KUR. Menurutnya kunci agar Kospin Jasa bisa menjadi lembaga non bank sebagai penyalur KUR yakni persetujuan seluruh anggota Kospin Jasa pada RAT tersebut. "Kalau seluruh anggota menyetujuinya, otomatis Kospin Jasa bisa menjadi lembaga non bank pertama yang bisa menyalurkan KUR," katanya kemarin.

Sebab, menurutnya Kospin Jasa sudah memenuhi sejumlah kriteria yang diperbolehkan sebagai lembaga non bank yang bisa menyalurkan KUR. Beberapa diantaranya yakni bahwa Kospin Jasa dinilai sebagai koperasi yang sehat.

"Selain sehat, Kospin Jasa juga berkualitas. Hal itu dapat dilihat dari pertumbuhan aset dan pinjamannya yang terus berkembang setiap tahunnya. Apalagi koperasi ini termasuk yang terbesar di Indonesia," terangnya.

Selain itu, lanjut dia, Kospin Jasa sebagai penyalur KUR sudah mendapat persetujuan dari komite kebijakan. Selain itu juga harus memiliki sistem online perusahaan penjaminan, serta harus terintegrasi sistem informasi kredit program.

"Namun, penyaluran KUR hanya dikhususkan untuk anggota Kospin Jasa dan tidak termasuk calon anggotanya. Untuk calon anggota belum bisa mendapatkan KUR, hanya anggotanya saja yang bisa mendapatkannya," sambungnya.

Dijelaskan, aset Kospin Jasa pada 2014 sebesar Rp 4,1 triliun, dan meningkat menjadi Rp 4,5 triliun atau 10,7% peningkatannya. Sedangkan tinjauan penyaluran pinjamannya, yang semula Rp 2,5 triliun pada 2014 meningkat menjadi Rp 2,7 triliun atau sekitar 8,6 persen pada 2015.

"Saat ini jumlah calon anggota Kospin Jasa telah mencapai 80 ribu orang‎. Sedangkan yang tercatat sebagai anggota dan dapat mengakses KUR tersebut berjumlah 12.407," jelasnya.

Braman berharap, penyaluran KUR bisa oleh Kospin Jasa bisa berjalan dengan lancar. Menurutnya, penerapannya akan dilakukan pada akhir bulan Juni 2016. "Target kami penyaluran KUR melalui Kospin Jasa ini, bisa dilaksanakan akhir bulan Juni 2016 melalui Kospin Jasa," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Koperasi Harus Jadi...
Koperasi Harus Jadi Solusi Pembiayaan Bagi Pelaku Usaha
Teten Akui Dana KUR...
Teten Akui Dana KUR Rp129 Triliun Belum Terserap UMKM
Menkop Teten Masduki:...
Menkop Teten Masduki: Saya Bukan Anti Usaha Besar, Tapi...
Pernyataan Shadow Banking...
Pernyataan Shadow Banking Jadi Polemik, Ini Penjelasan Kemenkop UKM
Itikad Baik Pendiri...
Itikad Baik Pendiri Jadi Solusi Penuntasan Persoalan Koperasi Indosurya
Ditawari Modal Koperasi...
Ditawari Modal Koperasi Rp2 Miliar, Peternak Sapi di Lampung Happy
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
5 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
6 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
6 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
6 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
7 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
7 jam yang lalu
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved